Torehan Kisah dan Perjalanan

Entries categorized as ‘Artikel’

Empat nilai luhur Cao San Chun Hui

Mei 27, 2008 · & Komentar

Empat nilai luhur Cao San Chun Hui

Sampai dengan serial ke-28 aku semakin penasaran dengan kisah lanjutan Ketika Gladiol Bersemi. (Cao San Cun Hui), terutama saat Kisah cinta bagaimana Dong Lang bertemu dengan pasangannya lewat perjodohan. Geli banget deh waktu Dong lang di jodohkan ama A Xue dan orang tuanya, pada gadis yang sama.

Dong Lang yang pendiam adalah tipe pekerja yang ulet. Lelaki jarang bicara ini terlihat kaku dan hanya memikirkan bagaimana membuat keramik yang bagus. Ide ini membuat istri Dong Lang membuka usaha keramik di depan rumah Ming Zhong.Pada awalnya sepi, tapi setelah ada pembeli dari Jepang yang menguasai tentang keramik membeli keramik buatannya, adik Dong Lang Gao Ming Shan memiliki ide untuk membuat galeri bernama Jian Tai. Galeri ini berada dalam rute wisata kunjungan turis dari Jepang ke Taiwan. Ketekunan Dong Lang yang mewarisi sifat ayahnya adsalah nilai pertama yang menurut saya bagus disampaikan pada pemirsa.

 

Lama kelamaan, galeri ini ramai dan memiliki banyak pekerja. Gao Ming Shan sebagai direktur memiliki insting bisnis yang kuat. Selain sebagai direktur di Jian Tai, ia juga melanjutkan proyek property milik keluarga. Ming Shan sangat sibuk, sehingga menginjak usia diatas 30 tahun ia belum memikirkan jodoh.

Hingga suatu hari ia ketemu Wen Xin Hua seorang perempuan cantik modern yang memiliki kemampuan bahasa Inggris bagus menarik perhatiannya. Kisah cinta mereka berdua sangat lucu dan alamiah. Ketegasan sikap Xin Hua sangat disukai ming shan, begitu pula saat Ming Shan memperhatikan ibunya yang lagi sakit di rumah sakit dengan penuh perhatian membuat hati Xin Hua luluh.

Tak lama mereka pun menikah, dengan menikahnya Xin Hua Pak RT dan Bu RT Gao tinggal di rumah Ming Shan yang megah. Ming shan sengaja melarang orang tuanya tinggal di rumahnya agar tidak kembali ke gunung. Meskipun sudah mapan, orang tua Ming Shan sangat hemat terutama ibunya. Usai menikah Xin Hua sempat serba salah menyesuaikan dengan keluarga Gao. Tidak boleh membuang kertas dan plastik, tidak menyalakan penghangat ruangan, dan  jangan terlalu sering beli baju baru adalah tiga sikap mulia bu RT Gao yang melekat di benak menantu.

 

Hemat adalah nilai kedua dari drama ini. Seringkali mereka anak2 keluarga Gao memuji ibunya yang hemat, jika tidak hemat tidak mungkin mereka bisa sekolah dan sukses seperti skg ini. Demi membahagiakan mertua seringkali para menantunya berbohong menyebutkan harga aslinya.

 

“Seringkali kalau kita ke gunung sesama ipar saling mengingatkan tentang baju baru yang kita pakai, kita simpan dulu waktu pulang baru kita pakai,” ujar tokoh  Xin Hua asli pada guest room seraya tertawa.  Pernikahan Xin Hua dan Ming Shan yang sangat sibuk membuat Xin Hua banyak menyesuaikan diri dengan suaminya. Disinilah saling pengertian suami istri dimulai. Saya salut atas pengertian Xin Hua yang periksa ke dokter hanya ditemani kakak ipar saat periksa hamil, begitu juga sangat mengharukan ketika ming shan yang kaku dan tidak bisa dansa meminta Xin Hua berdansa dengan romantis.

 

Rukun dengan Pasangan adalah nilai ketiga dari drama ini. Aku berusaha untuk tidak emosi dengan suamiku yang juga sepertinya mulai menyenangi serial ini. Selain rukun, aku juga berusaha untuk berlapang dada. Empat nilai seperti tekun, hemat, rukun dengan pasangan dan berlapang dada merupakan kunci sukses dalam kehidupan keluarga Gao.

Karena ada film ini, aku jadi semangat menjalani hari-hariku terutama kalo udah pengen shopping, please hemat deh dan jangan sering ganti baju hehe3x, selain itu aku juga selalu ingin pulang cepat sampai di rumah, karena aku gak boleh ketinggalan satu episode pun. Setiap jam 9 teng aku udah siap nongkrong sambil nyemil nonton DAAI TV.  

 

 

Kategori: Artikel

Website Penulisan Terbaik

Mei 21, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ini Dia: 101 Website Penulisan Terbaik 2008

Posted in Dunia Penulisan, InternetSeperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2008 ini WritersDigest.com kembali memberikan anugerah Writer’s Digest Best Websites of 2008, atau website terbaik di bidang penulisan.

Sekadar info, jumlah situs penulisan di luar negeri sangat banyak. Bila kita mencari di google dengan kata kunci “writer“, hasil pencarian mencapai jumlah 229 juta lebih. Sayangnya, maraknya situs penulisan di luar negeri ini tidak diimbangi dengan kondisi yang sama di Indonesia. Di sini, jumlah situs penulisan boleh dikatakan masih bisa dihitung dengan jari.

Karena itulah, untuk memperluas cakrawala kita di bidang penulisan, tak ada salahnya bila kita sering-sering melirik situs-situs penulisan luar negeri. Salah satu alternatifnya adalah website-website pilihan WritersDigest.com berikut ini.

Category: Agent Blogs

  1. Agent Nathan Bransford’s Blog
  2. Buried in the Slush Pile
  3. Janet Reid’s Literary Blog
  4. Jennifer Jackson’s Et in Arcaedia, Ego Blog
  5. Lori Perkins’ Agent in the Middle
  6. Rachelle Gardner’s Rants & Ramblings
  7. The Rejecter Blog

Category: Challenges/Creativity

  1. Book in a Week
  2. National Novel Writing Month
  3. Smith Mag Six Word Challenge
  4. The Story Starter
  5. The Teacher’s Corner
  6. WritingFix

Category: General Resources

  1. Brainy Quote
  2. Dictionary.com Translater
  3. Merriam-Webster
  4. Refdesk.com
  5. Social Security Administration Popular Baby Names
  6. Wikipedia

Category: Genre/Niche

  1. C. Hope Clark’s Funds for Writers
  2. Christian Storyteller
  3. Coffee Time Romance & More
  4. Crime-Writers Yahoo Group
  5. Drew’s Script-O-Rama
  6. Fictionfactor.com
  7. Freelance Writing Organization-Int’l
  8. Horror Writers Association
  9. J.A. Konrath’s A Newbie’s Guide to Publishing
  10. Kid Magazine Writers
  11. Marcela Landres
  12. Mom Writer’s Literary Magazine
  13. Moontown Cafe
  14. Movie Bytes
  15. Noodle Tools
  16. R.A.W. SISTAZ Literary Group
  17. Resources for Muslim Writers
  18. Robin Opie’s Writing For Children
  19. Romance Divas
  20. The Erotica Readers & Writers Association
  21. The Jewish Writing Institute
  22. The Poetry in Color
  23. The Poetry Market Ezine
  24. The Urban Muse
  25. The Wild Poetry Forum
  26. The Young Writers Society
  27. Today’s Woman
  28. Winning Writers
  29. Worldwide Freelance Writer
  30. WOW! Women on Writing
  31. Writer Gazette

Category: Jobs

  1. Freelance Writing Jobs
  2. JournalismJobs.com
  3. Media Job Market
  4. MediaBistro
  5. Publishers Marketplace

Category: Just for fun

  1. Armchair Interviews
  2. CoolStuff4Writers.com
  3. Novely Journey
  4. The Eighteen Questions
  5. Writer Site Out
  6. Writers FM

Category: Protect Yourself

  1. Agent Research
  2. Literary Law Guide
  3. Preditors & Editors
  4. Query Tracker
  5. The Publishing Law Center
  6. United States Copyright Office
  7. Writer Beware

Category: Publishing Resources

  1. Agent Query
  2. Author MBA
  3. Backspace
  4. Duotrope’s Digest
  5. FirstWriter.com
  6. ForWriters.com
  7. Publishing Questions
  8. Sharing with Writers and Readers
  9. Shawguides
  10. The Publicity Hound
  11. The Writer’s Resource Directory
  12. Trent Steele’s Write Street
  13. WritersNet

Category: Writing Communities

  1. Absolute Write
  2. Critique Groups for Writers
  3. Ed(2010)
  4. Edit Red
  5. Fanstory
  6. Long Story Short
  7. Mike’s Writing Workshop
  8. My Writers Circle
  9. Newbie-Writers.com
  10. OnceWritten.com
  11. Rob Parnell’s Easy Way to Write
  12. Romance Writing Tips
  13. The Internet Writing Workshop
  14. The MuseItUp Club
  15. The MuseItUp Club Critique Group
  16. The Writers Society
  17. The Writing Bridge
  18. WordTrip
  19. Writer Unboxed
  20. Writing.com

Kategori: Artikel

Es Batu Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet

Februari 1, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Es Batu Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet
Anda suka meminum minuman dingin dari restoran siap saji? Mulai sekarang Anda harus berhati-hati karena lewat penelitian telah terbukti es batu yang disediakan restoran fast food mengandung lebih banyak kuman daripada air toilet. Ihh…Anda kerap merasa kurang nyaman menggunakan air yang berada di kamar mandi umum? Tentunya Anda tak bisa menjamin kebersihan air tersebut bukan? Tapi apakah Anda pernah berpikir dari mana asal air yang dibekukan menjadi es batu di restoran siap saji?

Sepertinya Anda harus mengubah anggapan bahwa es batu yang berasal dari restoran siap saji aman untuk dikonsumsi. Sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa 70% es batu restoran siap saji lebih memiliki banyak kuman dibandingkan air toilet.

Penelitian ini dilakukan oleh seorang anak perempuan yang baru berusia 12 tahun, Jasmine Roberts. Lewat penelitian ini Jasmine berhasil mendapatkan penghargaan proyek sekolah menengah.

Jasmine membuktikan penelitian ini dengan mengambil contoh es batu dan air toilet dari lima restoran siap saji yang berada di wilayah Florida Selatan. Setelah lengkap, ia melakukan pengecekan bakteri dari contoh es batu dan air toilet itu di University of South Florida.

Dari hasil tes positif ditemukan bakteri E.coli yang biasanya terdapat dari sisa air pembuangan yang menyebabkan timbulnya beberapa jenis penyakit.

“Bakteri ini seharusnya tak berada di dalam es batu. Jasmine membantu kita memperingatkan adanya bahaya kesehatan yang bisa disebabkan oleh es batu ini,” ungkap Dr. David Katz komtributor masalah kesehatan ‘Good Morning Amerika’ seperti dilansir detikhot dari ABC News, Senin (27/2/2006).

Baik Jasmin dan Dr. David mengatakan bahwa es batu tersebut dinilai lebih kotor dari air toilet karena mesin es batunya tidak bersih dan orang menggunakan tangan yang kotor untuk mengambil es. Sedangkan air toilet dinilai lebih bersin karena berasal dari sumber air yang telah melalui proses penyaringan
(admin – diambil dari detikHot)

Ada yang nonton acara Investigasi di TransTV kemaren sore (minggu 27 Jan 08). Penyelidikan-penyelidikan yang kadang-kadang membuat saya ber “NAUDZUBILLAH MINDZALIK” berkali-kali. Setelah pengungkapan-pengungkapan peristiwa-peristiwa yang cukup mengagetkan seperti, pemakaian boraks pada beberapa jajanan favorit dipinggir jalan, pemakaian formalin yang berlebihan, pemakaian deterjen pada ikan asin biar keliatan lebih bersih dan putih atau pemakaian pewarna pada ikan kakap putih biar menjadi kakap merah yang di pasaran lebih mahal. (sekali lagi) NAUDZUBILLAH MINDZALIK!Nah tayangan kali ini mengungkap kasus es batu yang banyak digunakan di warung-warung seluruh Jakarta. Es batu ini ternyata berasal dari air sungai ciliwung yang kinclong banget warnanya itu. Pada awalnya mereka menggunakan zat pemutih agar air keliatan lebih jernih. Kemudian dimasukkan kedalam pendingin dan jadilah peti-peti es yang besar dan bening. Awalnya es ini hanya digunakan untuk mengawetkan makanan (ikan, buah dan sayuran) atau mendinginkan minuman botol pada kotak2 yang tidak memiliki sistem refrigerator. Tapi sialnya, para penjaja makanan dan minuman di jakarta (bahkan warung-warung yang besar) menggunakan es ini pada minuman dingin yang mereka jual. Es teh manis, aneka juice, es campur, es doger, dan lainnya yang membuat kita menelan ludah ketika melihat minuman ini kala terik menyengat. HANYA dengan alasan MURAH, OMG!Taukah kalian, setelah tim investigasi TransTV mencoba mengambil sampel secara acak di beberapa penjual yang menggunakan es ini pada aneka minuman, dan kemudian mengetesnya di laboratorium, terbukti dalam es itu mengandung bakteri E-COLI jauh diatas batas normal (10.000 – 20.000 per 100 mL). Dengan kata lain es ini mengandung bakteri hampir setara dengan (maaf) kotoran manusia. Yaikksssss… (saya aja mau muntah ketika menulis tulisan ini)Nah… Masih mau jajan sembarangan??? Emang Home made jauhhhhh lebih enak dan Sehat!!!!  *sebagai tambahan untuk referensi –>

Kategori: Artikel

MADINA; Ringan, Segar dan Mencerahkan

Januari 27, 2008 · 1 Komentar

maj-madina.jpg 

Akhir pekan ini, saya baru saja membaca majalah bulanan Madina. Saya rasa majalah ini memberikan perspektif yang berbeda tentang Islam. Di tengah beredarnya majalah Islam yang membosankan dan menyeramkan, MADINA hadir menyegarkan pikiran dan membuka cakrawala kita tentang Islam sebenarnya.

Rubrik Arsitektur Islam, Buku, Wawancara, Olahraga, Spiritualitas,dan Kuliner adalah rubrik yang saya suka pada edisi perdana ini, disamping rubrik wawancara Hanung Bramantyo yang mengupas tentang pembuatan film Ayat-ayat Cinta. Saya agak terkejut ketika Hanung mengatakan bahwa setelah Ayat-Ayat Cinta dia akan membuat film “Perempuan Berkalung Sorban” karya Abidah Al-Khaelaqi.Itu novel baguuus banget, saya membaca novel itu waktu mahasiswa dan sudah gak sabar tentunya ingin segera melihat Hanung membuat filmnya. Pemilihan fotonya juga pas, terutama pada rubrik arsitektur, keren deh. Sedangkan pada rubrik olahraga saya baru tahu jika ujung tombak Arsenal Robin van Persie yang sekarang lagi berjaya di puncak liga Inggris adalah seorang muslim yang taat.

Membaca Madina saya merasa banyak sekali sisi lain dari Islam yang diungkap dengan ringan tapi menukik, dan tentu saja mencerahkan. Sebagai majalah bulanan, saya kira 96 halaman kurang tebal. Usul saya halaman bisa ditambah, sehingga tidak sekali buka langsung habis dilahap. Selamat buat bang Ihsan, Farid Gaban dan Ade Armando.Saya tunggu kejutan-kejutan berikutnya.

Kategori: Artikel

Tinta Cerdas

Januari 22, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tinta Cerdas
Oleh Masdin Mursaha

Sebuah tinta yang dapat merubah warnanya ketika menemukan oksigen bisa membantu para pembeli dalam menentukan apakah makanan kemasan yang mereka beli masih segar atau tidak.

Oksigen adalah pantangan bagi makanan segar karena oksigen dapat menyebabkan makanan terdegradasi dan bakteri memerlukan oksigen ini untuk tumbuh. Dengan demikian, banyak makanan sekarang ini dikemas dalam kemasan yang hanya berisi gas tertentu seperti nitrogen dengan tujuan untuk melindungi dari oksigen. Kandungan oksigen hampir seluruhnya dihilangkan dalam kemasan.

Andrew Mills dan David Hazafy di Universitas Stratchlyde, UK, telah berhasil membuat sebuah tinta biru berbasis pelarut ireversibel, yang jika diaktivasi dengan sinar UV akan kehilangan warnanya dan menjadi sensitif oksigen; tinta ini hanya akan kembali ke warna aslinya jika menemukan oksigen.

Kelebihan utama dari tinta ini dibanding metode-metode tradisional untuk mendeteksi kerberadaan oksigen adalah cukup murah dan mudah digunakan, khususnya karena tinta ini bergantung pada perubaha warna yang dapat dideteksi oleh mata manusia, kata Mills. Tinta-tinta yang berbasis pelarut seperti ini juga lebih mudah dicetak pada polimer-polimer biasa yang digunakan sebagai kemasan makanan, tambah Mills.’Sebuah tinta yang sensitif oksigen, seperti yang baru-baru kami temukan ini, bisa digunakan untuk menunjukkan apakah udara dalam kemasan yang telah dimodifikasi masih tetap utuh, pertama-tama di pabrik pengemasan, dan selanjutnya di supermarket, sehingga bisa menjamin agar kemasan-kemasan yang cacat atau rusak tidak dijual lagi’, kata Mills. Konsumen sendiri akan mampu memilih makanan dan mengetahui secara langsung apakah makanan kemasan tersebut masih bagus atau sudah rusak.

Disadur dari: http://www.rsc.org/chemistryworld/

Kategori: Artikel

ktivitas Matahari Meningkat Seabad Terakhir

Januari 15, 2008 · 1 Komentar

Aktivitas Matahari Meningkat Seabad Terakhir

Sumber: LiveScience.com
Dimuat: Kompas Cyber Media

Energi yang dihasilkan Matahari meningkat secara signifikan sepanjang abad ke-20. Tren hasil pengukuran ini dilaporkan tim peneliti internasional yang dipimpin Ilya Usoskin dari Observatorium Geofisika Sodankyla di Universitas Oulu, Finlandia.Banyak penelitian yang berusaha menguak apakah terjadi tren peningkatan aktivitas sunspot dan lidah api di permukaan Matahari. Namun, sejauh ini masih sedikit bukit-bukti yang menguatkan terjadinya tern peningkatan tersebut. Salah satu usaha dilakukan Badan Antariksa Jepang (JAXA) dengan mengirim satelit pemantau SolarB dua hari yang lalu.


Dengan metode yang berbeda, tim peneliti internasional yang dipimpin Usoskin mempelajari meteorit yang jauh ke permukaan Bumi selama 240 tahun terakhir. Dengan menganalisis kandungan Titanium-44, salah satu isotopnya yang bersifat radioaktif, tim menemukan peningkatan radioaktivitas Matahari selama abad ke-20.

Meski demikian, dalam beberapa dekade terakhir, aktivitas Matahari stabil pada level tertentu. Aktivitas Matahari berkisar pada level lebih tinggi dari level tertinggi yang pernah dicapai dalam catatan data historis.

Pada penelitian sebelumnya, para peneliti mengukur tren aktivitas Matahari dengan mempelajari lingkaran garis pertumbuhan pohon dan lapisan es di Greenland dan Antartika. Padahal, proses perubahan ini tidak hanya dipengaruhi aktivitas Matahari namun juga proses di permukaan Bumi.

Sedangkan, pada penelitian terakhir, isotop yang diukur tidak terpengaruh kondisi di Bumi. Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Astronomy & Astrophysics Letters ini merupakan bukti terjadinya peningkatan aktivitas Matahari dalam 100 tahun terakhir.

matahari.jpg

Pemanasan global

Pengaruh Matahari pada perubahan cuaca telah dipelajari dengan baik. Namun, sampai sekarang para ahli masih memperdebatkan pengaruh perubahan aktivitas Matahari dengan perubahan iklim Bumi.

“Selama beberapa dekade terakhir, aktivitas matahari tidak meningkat meski stabil pada level yang tinggi. Namun iklim di Bumi masih memperlihatkan kecenderungan berupa kenaikan suhu,” kata Usoskin. NASA mencatat kenaikan suhu permukaan Bumi berkisar 0,2 derajat Celcius dalam setiap dekade pada 30 tahun terakhir.

Tim peneliti dari Institut Studi Antariksa Goddard milik NASA juga menyatakan bahwa suhu Bumi saat ini sudah dalam kisaran satu derajat Celcius lebih tinggi dari perkiraan kenaikan suhu dalam satu juta tahun. Laporan tersebut dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.

Kalaupun aktivitas Matahari berpengaruh, Usoskin yakin terdapat faktor lain yang dominan. Sampai sekarang, peningkatan kegiatan industri yang memicu kadar gas rumah kaca ditunduh sebagai pemicu naiknya suhu Bumi.


Kategori: Artikel

Banyak Jalan Menuju Sukses Berbisnis

Januari 14, 2008 · & Komentar

Banyak Jalan Menuju Sukses Berbisnis

Sebagai jurnalis di Majalah SWA yang hampir tiap minggu bertemu entrepreneur sukses dari skala UKM hingga konglomerat, saya sering ditanya sobat2 dan kawan yang baru merintis bisnis sendiri. “Dari pertemuan dan perkenalan dengan mereka, apa sih sebenarnya rahasia sukses bisnis mereka? Kenapa sih kok mereka itu bisa sukses dan bisnis mereka bisa membesar hingga skala korporasi?”.

Terus terang, tidak mudah menjawab pertanyaan seperti ini. Jawabannya bisa puluhan halaman. Tapi kalau kalau saya boleh memberikan beberapa catatan kecil,  dari yang saya dapatkan informasinya, bahwa jalan menuju sukses itu bisa berbeda-beda, sesuai pengalaman dan konteks bisnisnya masing-masing. Ada yang mengatakan kunci sukses berbisnis adalah ‘menjaga kepercayaan karena dari dipercayalah kemudian muncul trust dari para mitra kita, termasuk pembeli”. Biasanya mereka yang mengatakan seperti ini bisnisnya di bidang jasa dan bisnis banyak berurusan dengan klien-klien besar secara B2B. Dua kenalan saya yang satu kontraktor bisnis pertambangan dan satunya pengusaha kurir sama-sama mengatakan ‘kunci sukses ialah menyenangkan orang lain dan menjaga hubungan baik”. Bisa jadi karena dia banyak pelanggan korporat dan pekerjaan dia harus menservis setiap demand dari klien — dalam artian positif, bukan menyogok.

Sementara kawan yang bisnisnya garmen, fashion, dan consumer good, cenderung mengatakan, “inti sukses berbisnis ialah membangun merek, membangun nama baik di hadapan semua konsumen”.  Karena itu tahapan tersulit ialah membangun merek dari produk kita agar dikenal konsumen secara luas, diakui sebagai produk yang baik dan dibeli. Pendapat ini tentu saja juga betul, sesuai konteks industri yang digeluti.

Bahkan diantara sesama pengusaha yang bisnisnya sama-sama B2B, atau sama-sama ritel ke mass consumer pun pendapatnya masih bisa berbeda-beda. Karena momentum sukses dari masing-masing orang itu juga beragam. Kalau ada diantara kawan2 yang sudah membaca buku baru terbitan Gramedia “10 PENGUSAHA YG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI 0” tulisan saya (Sudarmadi), mungkin bisa lihat contoh Pak Roni Lukito, pengusaha tas dari Bandung.

Pak Roni ini punya merek tas yang amat terkenal di Indonesia seperti Exsport, Eiger, Bodypac, dll. Beliau hanya lulusan STM tapi sukses dan punya ribuan karyawan. Nah, saya lihat momentum yang membuat beliau bisa berkembang itu setelah dia diterima sebagai pemasok di Matahari. Untuk bisa diterima sebagai pemasok Matahari ia ditolak 13 kali, tapi terus mencoba dan kemudian setelah 13 kali baru berhasil diterima. Dari sinilah ia mulai mendapatkan ‘ruang’ untuk membuktikan bahwa produknya memang baik dan digemari konsumen. (Catatan: Pak Roni ini pengusaha sukses yg sangat low profile yang nggak pernah diwawancara media, makanya profilnya nggak pernah kelihatan di media massa. Saya beruntung sekali bisa dipercaya beliau sehingga mau saya profilkan).

Saya lihat, meskipun beliau ini sekarang bisnisnya sudah bermacam-macam, termasuk sukses membangun proyek perumahan mewah di Bandung dan bahkan punya klub pacuan kuda dan segala fasilitas lapangannya, namun momentum yang membuat dia sukses ialah ketika ia diterima sebagai pemasok Matahari saat merintis bisnis tas itu. Karena dari situlah jalannya menjadi lebih lempang dan cepat. Saya kira tugas kawan2 yang ingin sukses membangun usaha sendiri ialah ‘menemukan momentum’ seperti itu dan kalau sudah ketemu lalu menggenjotnya’. Kalau istilahnya Hermawan Kertajaya, menemukan G-Spot-nya. Kita tidak boleh lelah mencari ‘kendaraan’ agar bisa menemukan momentum seperti itu.

Tentu saja kita juga harus selalu rendah hati untuk belajar dari banyak orang. Entah kebetulan atau tidak, ternyata sebagain besar pengusaha sukses yang saya temui, juga sangat menyukai bacaan2 baru dan buku2 yang mendorong, seperti biografi mereka2 yang telah terbukti sukses. Mereka rajin menggali inspirasi dari berbagai sumber, baik dari pelakunya langsung atau pihak lain yang tahu seperti para konsultan. Contohnya pengusaha kurir, Pak Budiyanto yang juga diprofilkan di buku  ‘10 Pengusaha Sukses…” ini,  ternyata beliau sudah sangat sering membaca profil pengusaha-pengusaha sukses sejak masih mahasiswa D3 UGM. Entah dari buku, majalah, koran, dll. Saya kira pilihan ’suka membaca’ seperti itu bisa dimengerti karena bagi kita sendiri mungkin belum tentu bisa ketemu pengusaha besar si A, B, dan C — kalau harus mendengar dia ceramah di sebuah sesi seminar mungkin biayanya diatas Rp 2 juta — namun kita bisa mengakses lebih murah cara2 berpikir dan kiat mereka dari hasil wawancara dengan media tertentu atau buku.

Disini, message-nya, sebenarnya orang sukses itu ialah orang mau berendah hati untuk selalu belajar, bisa dari buku2 bacaan dan media massa, bisa juga dari pembicaraan langsung dengan pengusaha yang telah lebih dulu sukses.

Dan tentu saja juga orang yang selalu berusaha terus-menerus tanpa putus asa. Ibarat batu, sekeras-kerasnya batu kalau tiap hari kena tetesan air, lama-lama akan tergerus juga dan lama-lama batu itu bisa habis. Kita semua ini adalah air yang terus menetes itu. Selama kita tidak pernah lelah untuk ‘menetes’ maka yakinlah bahwa batu-batu itu akan habis. Dan jangan lupa, dalam setiap mengeluarkan ‘tetesan’ itu seraya bersyukur dan mengingat Sang Pencipta agar semua tetesan kita diberkahi. Jangan sampai kita sukses berbisnis tapi hati kita gersang kan?…

Semoga usaha kawan2 semua sukses sesuai rencana dan diberkati. Amin.

Salam hormat

Sudarmadi (Darma) dikutip dari Milis Inspirasi

Kategori: Artikel

Lirik Top

Januari 14, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Biarlah By Nidji

aku sudah berlari
mengejar yang tak pasti
mengejar kamu.. hanya dirimu..

kulantunkan hidupku
kubisikkan cintaku
hanya untukmu.. hanya untukmu…

tapi engkau terus pergi
tapi engkau terus berlari
jadi biarkanlah aku di sini

1.gif
biarlah kurela
melepasmu, meninggalkan aku
berikanlah aku
kekuatan untuk lupakanmu

waktu terus bergulir
sakit tetap mengukir
jalan hidupku.. jalan hidupku..

berikanlah jiwamu
berikanlah cintamu
hanya untukku.. hanya untukku

tetapi engkau terus pergi
tapi engkau terus berlari
jadi biarkanlah aku di sini

kau jauh dariku
kau tetap menjauh dari aku

Arti Sahabat Nidji

tak mudah untuk kita hadapi
perbedaan yang berarti
tak mudah untuk kita lewati
rintangan silih berganti

kau masih berdiri
kita masih di sini
tunjukkan pada dunia
arti sahabat

kau teman sejati
kita teman sejati
hadapilan dunia
genggam tanganku

tak mudah untuk kita sadari
saling mendengarkan hati
tak mudah untuk kita pahami
berbagi rasa di hati

kau adalah..
tempatku membagi kisahku
kau sempurna
jadi bagian hidupku
apapun kekuranganmu

Ayat ayat Cinta–Rossa

Desir pasir di padang tandus
Segersang pemikiran hati
Terkisah ku di antara cinta yang ruhwi
Bila keyakinanku datang
Kasih bukan sekadar cinta
Pengorbanan cinta yang agung kupertaruhkan

ayat2-cinta.jpg

Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkin ku cegah
Ayat-ayat cinta bercerita
Cintaku padamu
Bila bahagia mulai menyentuh
Seakan ku bisa hidup lebih lama
Namun harus kutinggalkan cinta
Ketika ku bersujud

Bila keyakinanku datang
Kasih bukan sekedar cinta
Pengorbanan cinta yang agung Kupertaruhkan
Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkin ku cegah
Ayat-ayat cinta bercerita
Cintaku padamu
Bila bahagia mulai menyentuh
Seakan ku bisa hidup lebih lama
Namun harus kutinggalkan cinta
Ketika ku bersujud

Lelaki Cadangan T2

kutuliskan sebuah cerita cinta segitiga
dimana akulah yg jadi peran utama
aku tak dapat membohongi segala rasa
aku mencintai dia dan dirinya

nanti pukul satu dia menemui aku
maka jangan kamu pasang wajah yg cemburu
nanti bila dia datang menemui aku
maka cepat-cepat kamu ngumpet dulu

reff:
dan aku sudah pernah bilang
pacarku bukan cuma kamu saja
ku mempunyai dua hati
yg tlah siap untuk ditinggali

kan aku sudah pernah bilang
janganlah kamu terlalu sayang
dan bila nanti kau menghilang
ku masih punya lelaki cadangan

Peterpan – Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi

pagi biar kusendiri
jangan kau mendekat
wahai matahari
dingin hati yang bersedih
tak begitu tenang
mulai terabaikan

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
begitu terang untuk cinta yang mati
ah… ku coba bertahan dan tak bisa

kubu langit kelabuku
tak begitu luas
seperti memudar
kini tak terulang lagi
di hari yang cerah
dia telah pergi

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh… ku coba bertahan dan tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi…
begitu terang untuk jiwa yang mati

ahh… kucoba bertahan dah tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
semua telah hilang ….
semua telah ….

Ari Lasso feat. Bunga Citra Lestari – Aku Dan Dirimu

tiba saatnya kita saling bicara
tentang perasaan yang kian menyiksa
tentang rindu yang menggebu
tentang cinta yang tak terungkap

sudah terlalu lama kita berdiam
tenggelam dalam gelisah yang tak teredam
memenuhi mimpi-mimpimu malam kita

reff:
duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
dan kini hanya ada aku dan dirimu
sesaat di keabadian

jika sang waktu kita hentikan
dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan
meleburkan semua batas
antara kau dan aku, kita

repeat reff


Ungu – Cinta Dalam Hati

mungkin ini memang jalan takdirku
mengagumi tanpa di cintai
tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
dengan hidupmu, dengan hidupmu

telah lama kupendam perasaan itu
menunggu hatimu menyambut diriku
tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku

reff:
ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
meski ku tunggu hingga ujung waktuku
dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja

repeat reff

The Rock feat. Ahmad Dhani – Kamu Kamulah Surgaku

tahukah kamu kuciumimu
di saat terlelap
tahukah kamu kudekap kamu
saat kamu bermimpi

tahukah kamu ya cuma kamu
pemilik hatiku
tahukah kamu hatiku ini
adalah hatimu

tahukah kamu di setiap tidurku
ku kagumi wajahmu
nanti kau kan tahu
nanti kau dengar bahwa aku begitu

reff:
kamu, kamu adalah surga yang ada
dalam hidupku dalam kenyataanku
kamu, aku adalah penghuni surga
ucapkan salam pada hidup dan mati

tahukah kamu saat kamu menangis
adalah air mata ku yang jatuh berlinang
tahukah kamu saat kamu tersakiti
adalah aku yang pertama terluka

tahukah kamu ya cuma aku
yang punya cinta untukmu
tahukah kamu ya cuma aku
yang rela mati untukmu

repeat reff

Kategori: Artikel

Peruntungan Tahun 2008

Januari 4, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Baik Suhu Ong – paranormal Surabaya, yang menyebut 2008 sebagai **** Tanah dan Mas Dian MRE, pakar fengshui ibukota yang produktif menulis buku, dan menyebut Tahun 2008 sebagai Tahun **** Api menyatakan, perekonomian rakyat akan meningkat.

“Tahun ini tahun perbaikan bagi sumber daya manusia. Mereka yang menerjuni bidang pendidikan tahun ini akan membaik,“ kata Mas Dian, MRE.

KEMARAU PANJANG
Dalam perhitungan Mas Dian, MRE, di tahun Tikus Api 2008 ini, akan mengalami kemarau panjang. Masih akan ada gempa bumi tektonik, dan tanah longsor, selain banyak gunung berapi meletus. “Tapi tidak berarti gunung api yang di Indonesia , “ paparnya.

Di bidang sumber daya manusia, Tahun Tikus merupakan tahun untuk kecerdikan, kebijaksanan yang tinggi dan kemauan baik. Mereka yang investasi atau ketinggalan di bidang pendidikan dan pengetahuan 2008 merupakan tahun yang baik untuk mengejar ketertingggalannya, katanya. Dibandingkan 2007, yang menurut perhitungannya merupakan tahun “tahun tanah di atas genting” sehingga banyak terjadi tanah longsor, maka 2008 menurut Mas Dian, MRE, merupakan “tahun tikus di dalam gudang”. Artinya, produksi pangan aman, konflik antar manusia berkurang, rezeki membaik

KEJAHATAN BESAR
Sisi negatifnya, namun juga para penjahat juga aman dan terlindungi. “Saya melihat, banyak kasus kejahatan besar, khususnya korupsi, yang akan terbongkar sepanjang 2008. Tapi kasus-kasus mega korupsi BLBI akan terus jadi wacana saja, tidak ada solusi kongkrit, “ ramalnya.

Mas Dian menambahkan, guna melanjutkan kekuasaannya di periode ke-2, Presiden SBY akan bermanis-manis dengan rakyat selama 2008. Meski demikian, dia masih banyak membuat keputusan yang sifatnya ragu-ragu, sebagaimana stigma yang melekat pada sosoknya selama ini.

Menurut Mas Dian, MRE yang beruntung di tahun 2008 adalah mereka yang bershio Kerbau, Naga dan Kera. Sedangkan yang buruk adalah Kelinci, Kuda, Kambing, dan Ayam.

TIKUS POSITIF
Sementara itu, Soho Ong, 55, menyatakan, tahun 2008 penuh berkah. Ditemui di tempat prakteknya di Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Suhu Ong memaparkan tahun 2008 adalah tahun tikus tanah positif. Secara keseluruhan tahun ini membahagiakan, bebas dari peristiwa mengeggerkan, peperangan, juga bencana alam. Bagi mereka yang berbisnis, dipersilahkan mengembangkan usaha.

Usaha di bidang hasil bumi, sembako, property, pertanahan, elektronika, dan industri logam emas akan mempunyai prospek bagus. Sedangkan bisnis minuman, makanan, bahan baker, dan perdagangan saham akan suram.

Bagi Shio Tikus, di Tahun Tikus Tanah ini menjanjikan kesuksesan dan kemakmuran. Karier dan profesi mengalami peningkatan. Kemajuan tidak diduga bisa terjadi, sekalipun gangguan kesehatan harus diwaspadai. Keberuntungan juga bakal dipunyai Shio Naga, Kambing, dan Shio Monyet.

Bagi Shio Macan, 2008 merupakan tahun yang tidak menguntungkan. Khususnya di bidang bisnis. Hindari tindakan spekulatif, berpikir logis dan konservatif. Hal yang sama berlaku bagi Shio Kelinci, Ayam dan Shio Kerbau . Tahun 2008 merupakan tahun yang sulit (ciong).

Sedangkan bagi Shio Ular tahun 2008 merupakan tahun yang datar. Sama seperti Shio ****,Ular, dan Shio Anjing. Karier tidak meningkat, keluarga tidak tenteram.

HARUS KERJA KERAS
TAHUN 2008 yang bershio ‘tikus tanah’ tak lama lagi segera hadir di hadapan kita semua. Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, binatang yang cukup menjijikkan itu, memiliki karakter kurang baik. Bahkan bisa berkonotasi buruk jika dikait-kaitkan dengan masalah ekonomi, karena cenderung merusak atau menggerogoti.

Orang boleh berpendapat apa saja, namun tidak demikian dengan presenter kondang program Republik BBM (Baru Bisa Mimpi) di Metro TV satu ini. Meski terlahir dari etnis Tionghoa, dia bilang justru sangat tidak percaya shio. Apalagi, tambahnya, realitas kehidupan yang belum dijalani lantas sudah diprediksi macam-macam.

“Pastinya, saya justru lebih percaya pada realitas kehidupan yang ada. Sebagai contoh, kalau kita ingin sukses, ya harus kerja keras. Jadi, bukan karena ramalan yang mengacu pada shio tikus tanah tadi,” beber model yang juga pernah ikut membintangi sinetron Opera Jakarta itu lagi.

Dia mengungkapkan semua itu, bukan berarti tak bangga terlahir sebagai etnis Tionghoa. “Selama ini, dalam komunitas keluarga besar saya, kesamaannya pada soal makan. Kalau soal pemikiran, bisa bebas untuk berbeda-beda pendapat. Termasuk soal Imleks, sebagai Tahun Baru Cina,” ungkap cewek cantik berusia 30 tahun, sarjana tamatan Universitas Parahiyangan, Bandung.

DIRI SENDIRI
Disarankan Olga, setiap eksistensi manusia seharusnya percaya pada kemampuan diri sendiri. Jadi, jangan mudah percaya dengan bentuk ramalan apapun, apalagi dikait-kaitan dengan kepercayaan tertentu. “Ini kan jamannya kemajuan teknologi. Kita harus optimis terhadap masalah apa saja,” selorohnya.

Ramalan 2008

Sesuai dengan sifat tikus tanah yang supel, pandai bergaul, pesolek,
peduli terhadap sesama serta disenangi banyak orang, itulah gambaran tahun 2008.
Artinya banyak kesempatan yang bisa diraih di tahun ini. Terutama peluang untuk
para wanita. Menurut peramal kondang Mama Laurent, kesempatan itu bisa diraih
dari segala lini, seperti politik, sosial dan ekonomi. Begitu pula prediksi
untuk bisnis para wanita.

Sedangkan untuk kondisi Indonesia secara umum, tak jauh berbeda.
Kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) serta diikuti naiknya bahan kebutuhan pokok,
menjadi warna yang tak bisa dihindari. Di samping itu musibah dan bencana masih
akan mewarnai di tahun 2008. Meski maut di tangan Tuhan, namun diramalkan akan
ada berita meninggalnya 3 artis dan 1 politikus terkenal. Ramalan selengkapnya
diteropong oleh Mama Laurent, H. Imam Soeroso MM, serta bhiksu cilik Lung-Lung

Ekonomi & Bisnis

Mama Laurent:Tahun 2008 ini memang penuh warna. Banyak peluang bisnis
yang menguntungkan bagi kaum perempuan. Yang penting kreativitas terus diasah.
Bisnis menjanjika itu meliputi desain (pakaian, rumah, bunga, dll), koreografer,
tim kreatif (untuk artis dan event), serta segala sesuatu yang bersifat jasa
kreatif. Jasa kreatif ini semakin dicari orang pada tahun 2008.

Mengingat sebagian masyarakat membutuhkan nuansa-nuansa baru dalam
kehidupannya, jasa kreatif ini menjadi lahan bisnis yang cukup menjanjikan. Di
samping itu waspadai bisnis mobil, batu bara, kayu serta jual-beli apartemen.
Justru bisnis ini akan mengalami kemunduran karena minat masyarakat semakin
sedikit. Bagi anda yang berniat memulai bisnis ini sebaiknya berpikir ulang.
Karena tak jarang yang akan mengalami gulung tikar.

Selain itu para wanita pun diprediksi mampu memberantas kemiskinan. Ini
dilihat dari berkembangnya usaha-usaha yang dimotori perempuan. Sehingga peluang
kerja semakin terbuka lebar.
H. Imam Suroso: Secara spesifik perekonomian Indonesia tahun 2008 akan
mengalami guncangan hebat sampai menimbulkan kekisruhan. Bukan hanya karena
pengaruh moneter internasional tapi dampak dari kenaikan BBM dari jenis yang
dikonsumsi masyarakat luas. Begitu juga aksi-aksi pra pilihan presiden yang
marak. Masyarakat kelas menengah dan bawah yang akan menderita. Tetapi sepanjang
nilai kurs rupiah terhadap dollar AS tak naik ke pusaran di atas 10 ribu rupiah,
gejolak ekonomi terutama yang berimbas pada kehidupan masyarakat dan pelaku
usaha masih dapat dikelola pemerinrtah.

Politik, Penegakan Hukum & Keamanan

Mama Laurent: Dari segi pilitik kelihatannya akan bergejolak karena
persiapan presiden akan berlangsung pada 2009. Pemberantasan korupsi tampaknya
akan banyak diperankan atau dilakukan perempuan. Namun begitu wanita diharapkan
lebih berhati-hati. Para wanita harus jujur dan tidak boleh berbohong karena
inilah kuncinya. Sebab, sesuai dengan shio tikus tanah, sifat negatifnya adalah
suka menggerogoti dari bawah. Sehingga jika kesempatan perempuan berpolitik
tidak dimaanfaatkan dengan baik dan jujur maka akan hancur.

H. Imam Suroso: Begitu tahun 2008 mulai berjalan, suhu politik cenderung
terus naik dan memanas. Sebenarnya ini gejala pra pilihan presiden 2009 karena
partai sudah mulai menunjukkan direct action, yang pada move-move tertentu bisa
membahayakan rakyat. Dua partai terbesar cenderung ingin mendominasi peta
politik nasional bahakn memaksakan kehendak.

Kampanye dimulai dan situasinya kelihatannya akan berjalan panas bahkan
cenderung anarkis. Situasi di Ibu Kota lebih berbahaya lagi. Oknum-oknum tak
bertanggung jawab yang menyusup ke kampanye akan membuat peserta kampanye
berbenturan dengan anggota masyarakat. Ada kemungkinan korban lebih banyak
dibanding dengan pemilihan yang lalu, jadi pengamanan kampanye harus ekstra
ketat.

Kekacauan juga terjadi pada penegakan hukum. Ini karena lembaga-lembaga
negara seperti kepolisian, kejaksaan, aparat kehakiman masih diselimuti korupsi,
kolusi dan nepotisme (KKN). Oknum-oknum legislatif juga masih merasa aman
menerima upeti gelap dari pihak-pihak terkait. Jadi berbagai permasalahan hukum
ini bersumber dari melemahnya etos dan kharisma Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) yang tidak akan setegas sebelumnya. Karena itu agar tak menimbulkan law
chaos dan dapat menyelamatkan hukum, Mahkamah Konstitusi (MK) yang harus bekerja
ekstra keras.

Dari sisi keamanan secara nasional masih cukup mantap. Tetapi perlu
diwaspadai perairan perbatasan. Penjagaan perlu ditingkatkan frequensinya
mengingat ada perkembangan provokasi negara tetangga yang merasa di-back up
Mahkamah Internasional. Sebab 6 pulau di perbatasan terancam lepas.

Kepemimpinan & Pemimpin atau Presiden Wanita

Mama Laurent: Inilah saatnya para perempuan menunjukkan taringnya. Pada
tahun 2008 ini kesempatan berpolitik semakin terbuka. Malah selain Megawati yang
sudah didapuk partainya sebagai calon presidennya, akan ada beberapa tokoh
wanita lain yang mencalonkan diri menjadi presiden. Ini merupakan kemajuan
politik bagi wanita.

H. Imam Suroso: Menurut terawangan saya, tahun 2008 ini bukan tahun
kebangkitan bagi kaum perempuan. Sebaliknya menjadi tahun muram bagi wanita.
Lihat dari fenomena di kabinet sekarang saja. Tidak ada prestasi menonjol
dicapai para menteri perempuan. Secara faktual juga tidak akan ada calon
presiden wanita selain Megawati. Sebab secara politis partai-partai di luar PDIP
menganggap kehadiran capres wanita tidak akan menguntungkan. Belum lagi interest
yang sifatnya individual, di mana para tokoh lelaki langsung atau tidak, tidak
menyukai kehadiran pesaing dari kaum wanita. Kondisi inilah yang sebenarnya
menyebabkan sejumlah tokoh wanita yang semula berniat menampilkan diri sebagai
calon presiden mengurungkan niatnya. Selain itu untuk jadi presiden dibutuhkan
finansial yang besar, dan tak ada figur perempuan yang memilikinya.

Di bidang ilmiah mungkin 2 atau 3 wanita akan muncul, namun prestasinya
secara nasional belum meyakinkan. Tapi kelak daya dan pemikirannya dapat
diandalkan.

Tokoh-tokoh wanita akan bermunculan di bidang budaya. Dalam hal ini
termasuk “budaya jalanan” di mana aksi-aksi teatrikal yang mereka sajikan di
jalanan akan mematangkan mereka sebagai tokoh
Nah, bagaimana dengan popularitas SBY-JK baik di dalam maupun di luar
negeri? Menurut saya kalau di mata luar mereka tidak istimewa. DI dalam negeri
memasuki pertengahan tahun ada indikasi popularitas mereka drop dan menunjukkan
gejala tidak akur. Ini tampaknya karena masing-masing mengincar RI-1 dan sibuk
mempersiapkan kampanye.

Figur Publik & Para Artis

Mama Laurent: Kejadian-kejadian besar tampaknya akan mewarnai tahun
2008. Pada tahun tikus tanah ini nanti akan digemparkan dengan meninggalnya 3
artis Ibu Kota. Satu di antaranya laki-laki yang masih muda, sedangkan 2 lagi
perempuan. Salah satunya sudah lanjut usia dan meninggal karena penyakit. Tak
hanya itu, salah satu tokoh politik pria terkenal pun meninggal. Ia merupakan
tokoh yang disegani kawan-kawannya dan ditakuti lawan-lawannya.

Yang mengejutkan lagi, salah satu wanita di Jakarta menemukan obat AIDS.
Obat ini menggemparkan dunia internasional. Sebetulnya sudah mulai ditemukan,
namun masih dalam proses pembuatan. Obat terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan
bahan-bahan tradisional.

H. Imam Suroso: Menurut teropongan saya sekitar 3 menteri/mantan menteri
jatuh sakit dan kemungkinan meninggal. Secara khusus Imam meneropong tokoh
politik Indonesia yang disegani kawan maupun lawannya, “Beliau makin nggrentes
hatinya memikirkan keluarganya. Hal ini mungkin menambah beliau sakit parah.
Apakah sakitnya akan membuatnya mangkat? Allah yang menentukan.” Dari selebriti
tampaknya akan ada artis muda yang namanya cukup populer juga diintai maut. Lalu
dua orang artis senior, laki-laki dan wanita juga tampak dalam bayang-bayang
indera keenam saya akan dipanggil menghadap Sang Khalik

Untuk kalangan selebritis ini kasus kawin-cerai dan narkoba akan
meningkat. Menurut terawangan batin saya sekitar 50% artis terlibat narkoba.

Kondisi Alam & Kejadian Luar Biasa

Mama Laurent: Hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2008
masih dihantui bencana alam. Ini dilihat dari 11 gunung di Indonesia. Malah
gunung yang berposisi di garis ‘cincin api’ (ring of fire) akan mudah meletus.
Gunung yang berada di garis ini bertepatan dengan patahan-patahan yang tengah
aktif. Tampaknya belum terlihat perubahan yang lebih baik untuk kondisi alam
ini.
Malah, tahun 2008 ini merupakan tahun sambungan dalam proses bencana
alam. Artinya tahun 2006 = tahap 1, 2007 = tahap 2 dan tahun 2008 = menjadi
tahap 3. Sehingga belum terlihat adanya penurunan. Sedangkan untuk kondisi Ibu
Kota, masih terjadi siklus banjir. Karena itu pembangunan waduk harus segera
dilaksanakan. Juga harus ada koordinasi dari 3 wilayah, yakni DKI Jakarta,
Banten, serta Jawa Barat.

H. Imam Suroso: Memang masih ada bencana di beberapa tempat meski
intensitasnya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Daerah yang terkena juga
tidak seluas tahun lalu. Jenis bencana masih letusan gunung berapi, tanah
longsor, gempa.Yang paling parah, kasus-kasus pembalakan hutan makin
menjadi-jadi hingga kerusakan ekosistem makin parah.

Karena akan ada gunung berapi yang meletus maka masyarakat harus
waspada, terutama yang bermukim di daerah dan sekitarnya. Jangan menganggap
remeh, gegabah, malas pindah dan sebagainya. Sedangkan wilayah Papua, Aceh,
Sumatera Barat dan Jawa Barat rentan terjadinya bencana tanah longsor.

Pada triwulan pertama semua jenis bencana alam akan mereda. Apalagi
musibah banjir, karena musim hujan lebih pendek daripada musim kemarau. Namun
air laut rob masih menghantui daerah-daerah yang berada di sepanjang pantai,
khususnya Pantai Laut Utara Jawa.

Yang harus diwaspadai adalah akan terjadinya ledakan dan pandemi
HIV/AIDS. Hingga kini kita cenderung menagabaikan warning yang diberikan
daerah-daerah yang menginformasikan jumlah penderita HIV/AIDS. Yang
mencengangkan, keluarga dari alangan atas termasuk pejabat, yang merasa bebas
dari penyakit tersebut malah akan terkena serangan.

Hal lain yang perlu ditambahkan, pada tahun 2008 ini angka kelahiran
anak akan menakjubkan. Jumlah kelahiran lebih berlipat dibanding tahun-tahun
sebelumnya. Ini dampak dari mengendornya program nasional Keluarga Berencana.
Jika tidak diperhatikan, makan pada tahun 2025 nanti terjadi ledakan jumlah
penduduk. (Andes Lukman)

Bhiksu Cilik Lung-Lung

Bencana Masih akan Terus Terjadi

Senada dengan para peramal lainnya, Lung-Lung (13) pun mengatakan di tahun 2008
nanti Indonesia masih diwarnai beberapa bencana, “Banjir dan gempa bumi masih
akan terjadi apalagi bila manusia tidak mau mengubah kelakuannya yang sering
menyakiti alam,” ungkap bocah yang selama proses wawancara konon dirasuki Eyang
Prabu Siliwangi itu.

Di tahun depan menurutnya, akan banyak musibah yang disebabkan unsur
tanah, api dan air. Unsur tanah maksudnya adalah longsor dan gempa bumi karena
manusia terus menerus menyakiti tanah. Misalnya akibat penebangan hutan dan
pengerukan hasil bumi secara liar. Selain itu kebakaran pun akan banyak terjadi
tahun depan. Begitu pula dengan banjir dan hujan deras juga akan melanda
Indonesia.

Menurut penglihatan di langit yang ia pantau, semua hal tersebut akan
terjadi, hanya saja kapan dan dimana lokasinya ia mengaku tak mengetahuinya.
“Yang penting manusia harus waspada karena menurut langit, itu semua pasti akan
terjadi,” tegasnya. Lebih jauh lagi Lung-Lung mengingatkan bahwa bencana yang
lebih dahsyat akan datang sekitar 45 tahun lagi. “Kalau manusia tetap tak
berubah, dan tak bisa menghargai alam, maka apa yang dialami 1.000 tahun yang
lalu akan kembali terjadi,” ungkapnya serius.

Ia menggambarkan, 1.000 tahun yang lalu komposisi perairan lebih besar
daripada daratan. Hal seperti itu akan kembali terjadi jika manusia tak
melakukan apa-apa untuk memperbaiki lingkungan. “Gunung-gunung es di kutub akan
terus mencair sehingga meningkatkan volume lautan dan akan banyak daratan yang
tenggelam,” ungkapnya. Ia pun melihat banyak sekali korban jiwa yang meninggal
karena kejadian itu, bahkan mungkin menyebabkan musnahnya satu generasi.

Sedangkan dalam dunia politik, Lung-Lung mengatakan bahwa pemilu tahun
depan akan diwarnai dengan persaingan ketat. Ia melihat banyak orang baru yang
akan mencalonkan diri untuk berbeut kursi Presiden. “Nanti akan ada nama-nama
baru yang bermunculan, meskipun kebanyakan masih kaum pria daripada wanita,”
ujarnya.

Menurutnya, Indonesia tak akan mengalami banyak perubahan selama mental
pemimpinnya tidak jujur dan tidak memihak pada rakyat. “Untuk menjadi lebih
baik, Indonesia butuh pemimpin yang dapat bertindak tegas melawan korupsi dan
segala hal yang dapat membuat rakyat menderita,” ungkapnya bijak. Namun
masyarkatnya pun harus berubah dengan memperbaiki dan lebih mendekatkan diri
lagi kepada Tuhan.

Sedangkan mengenai perkembangan di dunia entertainment tahun 2008 nanti,
Lung-Lung tak berani berkomentar banyak, karena ia belum mendengarkan kabar
tersebut dari langit. (Selvy Widuhung)

Kategori: Artikel

Tahun Penuh Berkah

Desember 28, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tahun Penuh Berkah

Aku mencoba refleksi terhadap apa yang aku alami tahun ini. Jika bursa saham Indonesia mengalami tahun keemasan, maka tahun ini menurut aku adalah tahun yang penuh berkah dan banyak kejutan yang tak terduga.

Selain aku pindah kerja dan suamiku dapat kerjaan baru, roda kehidupan kami perlahan makin membaik. Namun aku tidak ingat beberapa peristiwa penting yang telah aku alami beberapa bulan yang lalu. Kami melewati semuanya dengan baik dan tidak terencana, semua kejadian berjalan seperti tiba-tiba.

Perjalanan ke luarkota mengunjungi tempat yang selama aku inginkan banyak aku lakukan tahun ini. Beberapa impian juga banyak terwujud, seiring dinamika kehidupan kami yang memang terus berubah juga. Konflik pribadi, kantor dan rumah tangga semakin mendewasakan aku dalam bersikap maupun tingkah laku. Akan tetapi masih banyak beberapa sikap dan karakter buruk aku yang memang sulit dirubah.

Yang jelas menjelang akhir tahun, saya sama suami merasa bahwa ini adalah akhir tahun yang sangat melelahkan. Banyak sekali kegiatan yang harus ikuti, baik itu liputan, penugasan dari kantor, acara keluarga, bisnis sampingan, kegiatan pengawasan, dan tentu saja merenovasi rumah yang benar-benar menguras tenaga, pikiran dan tentu saja uang.

Meskipun demikian, kami sangat bersyukur dengan segala yang telah Allah SWT berikan pada kami. Semoga tahun depan kami bisa melakukan segala sesuatunya lebih baik dan berguna tidak hanya bagi kami sekeluarga, namun juga bagi keluarga, relasi, sahabat bangsa dan Negara.

Selamat Tahun Baru 2008

Kategori: Artikel

Bekerja Dengan Cerdas

Desember 28, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bekerja Dengan Cerdas

work-hard.jpg

 Saudaraku yang baik, semoga   Allah mengaruniakan semangat kepada kita untuk senantiasa melakukan yang    terbaik dalam hidup ini. Karena, itulah kunci meraih prestasi dalam segala  hal. Semangat bekerja keras harus ada dalam diri. Dengan bekal semangat   bekerja keras, diharapkan kita mampu berbuat semaksimal mungkin yang kita kerjakan.                                                                  
                                                                           
Saudaraku, ternyata tidak cukup hanya kerja keras semata. Manusia juga  membutuhkan kecerdasan dalam menjalankan aktivitasnya, agar hasil yang   diharapkan dapat lebih optimal, dan jauh lebih baik dari sebelumnya. Kita   tidak mungkin hanya mengandalkan kondisi fisik semata saat bekerja, karena  kemampuan fisik manusia sangat terbatas. Ada potensi lain yang sesungguhnya dapat kita gali dan manfaatkan, yaitu potensi akal. Itulah  yang disebut dengan bekerja cerdas. Jadi, kita bekerja dengan ilmu.    Karena, ada orang yang kelihatannya sibuk sekali, pontang-panting tetapi   hasil ia dapatkan tidak optimal. Malah, bisa jadi kesalahan yang  didapatkan.                                                                
                                                                           
Saudaraku, minimal kita mengetahui dengan jelas tentang pekerjaan atau apa  saja yang kita lakukan. Bagaimana caranya, apa yang harus dilakukan jika   ada masalah. Dengan siapa kita dapat bekerjasama, dan segala hal yang  menyakut pekerjaan kita. Lebih baik lagi, jika kita terus menambah ilmu,   pemahaman agar dapat terus meningkatkan kualitas diri. Dan, orang seperti inilah yang akan bertahan, berprestasi dan memperoleh kesuksesan dalam  karirnya.                                                                  
                                                                           
Saudaraku, selain potensi jasad, dan akal, dimanfaatkan, yaitu potensi  hati. Artinya, setelah kita sukses bekerja keras dengan cerdas, kita juga  harus ikhlas. Amalan hati ini memang tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi,  ketika kita merasa sudah mampu menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik,   kadangkala kita tidak hati-hati, terselip rasa riya (sombong) atau  sombong. Menganggap bahwa keberhasilan itu adalah karena usaha kita berpayah-payah, Sehingga kita harus tetap mengikhtiarkan agar sikap  ikhlas, mengharap keridhaan Allah tetap menjadi tujuan kita dalam segala  aktivitas.                                                                 
                                                                            
Itulah tiga potensi penting manusia yang telah diberikan Allah agar dapat  mengoptimalkan setiap aktivitasnya. Porsi potensi fisik, akal, dan hati    haruslah seimbang. Salah satu tidak boleh terlalu mendominasi yang  lainnya. Fisik saja, tentu lelah yang akan didapatkan. Akal saja, bisa    jadi berbuah kesombongan. Hati saja, tentu sebagai manusia kita juga  diharuskan berikhtiar dengan optimal. Karunia Allah tidak datang begitu   saja tanpa ada usaha dari setiap makhluknya. Semoga kita digolongkan sebagai orang yang mampu bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas, sehingga  bermakna bagi dunia, dan berarti pula bagi akhirat, wallahu’alam.      


 

Kategori: Artikel

Nonton Jiffest Yuk…

Desember 13, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

schedule.html”>JIFFEST SCHEDULE

Fri, 07th Dec 2008
DJK 1 19:00 WIB Persepolis
DKJ 1 21:30 WIB Across the Universe
DKJ 2 19:15 WIB Persepolis
DKJ 2 21:45 WIB Paprika

Sat, 08th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB Mukhsin
BLITZ 7 16:45 WIB S-Express Singapore + Thailand
BLITZ 7 19:15 WIB Hang Tuah
BLITZ 7 21:45 WIB S-Express Malaysia
BLITZ 9 14:00 WIB 4 Months, 3 Weeks & 2 Days
BLITZ 9 16:30 WIB Four Minutes (Vier Minuten)
BLITZ 9 19:00 WIB The Year My Parents Went On Vacation
BLITZ 9 21:30 WIB 2 Days in Paris
DJK 1 14:00 WIB Atonement
DJK 1 16:30 WIB Vitus
DJK 1 19:00 WIB Into the Wild
DJK 1 21:30 WIB A Mighty Heart
DJK 2 16:45 WIB Elizabeth: The Golden Age
DJK 2 19:15 WIB Waiter (Ober)
DJK 2 21:45 WIB Hula Girls (Hula gâru)
DJK 3 16:30 WIB The Drown Sea (Laut Yang Tenggelam)
DJK 3 19:00 WIB Sicko
DJK 3 21:30 WIB a courts d’écran #10 (La Fémis sélection 2007)
ERASMUS HUIS 12:00 WIB Indigènes (Days of Glory)
ERASMUS HUIS 14:30 WIB The Night Before Finals (Notte prima degli esami)
ERASMUS HUIS 17:00 WIB American Fork
ERASMUS HUIS 19:30 WIB Along the Ridge (Anche libero va bene)
GOETHE HOUSE 12:00 WIB El Otro
GOETHE HOUSE 14:30 WIB Grave Decisions
GOETHE HOUSE 19:30 WIB Rome Rather than You
KINEFORUM 14:00 WIB Dancing Bells (Chalanggai)
KINEFORUM 16:30 WIB Donsol
KINEFORUM 19:00 WIB Paper Can Not Wrap Up Embers
KINEFORUM 21:30 WIB Village People Radio Show

Sun, 09th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB Bujang Lapok
BLITZ 7 16:45 WIB The Conductors
BLITZ 7 19:15 WIB Flower in the Pocket
BLITZ 7 21:45 WIB The Truth Be Told: … Against Supinya Klangnarong
BLITZ 9 14:00 WIB Cyrano Fernandez
BLITZ 9 16:30 WIB Buenos Aires 1977 (Crónica de una fuga)
BLITZ 9 19:00 WIB The Fall
BLITZ 9 21:30 WIB Vitus
DJK 1 14:00 WIB Elizabeth: The Golden Age
DJK 1 16:30 WIB The Namesake
DJK 1 19:00 WIB No Country for Old Men
DJK 1 21:30 WIB Persepolis
DJK 2 16:45 WIB 2 Days in Paris
DJK 2 19:15 WIB Love & Honor (Bushi no ichibun)
DJK 2 21:45 WIB Four Minutes (Vier Minuten)
DJK 3 14:00 WIB Paprika
DJK 3 16:30 WIB Deliver Us From Evil
DJK 3 19:00 WIB Boy Meets Girl
DJK 3 19:00 WIB Crescent Moon Over the Sea
DJK 3 21:30 WIB The U.S. vs. John Lennon
EH 12:00 WIB Kirikou and Wild Beasts
EH 14:30 WIB Big Rig
EH 17:00 WIB Faro: Goddess of the Water
EH 19:30 WIB Saimir
GH 12:00 WIB Requiem
GH 14:30 WIB Pingpong
GH 17:00 WIB Atos dos Homens (Acts of Men)
GH 19:30 WIB Yella
KF 14:00 WIB The Blossoming of Maximo Oliveros
KF 16:30 WIB S-Express Singapore + Thailand
KF 19:00 WIB Labu & Labi
KF 21:30 WIB The Last Communist
logo-jiffest-penulisan-naskah.jpg
Mon, 10th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB The Blossoming of Maximo Oliveros
BLITZ 7 16:45 WIB Nujum Pak Belalang
BLITZ 7 19:15 WIB Pao’s Story (Chuyen cua Pao)
BLITZ 7 21:45 WIB S-Express Singapore + Thailand
BLITZ 9 11:30 WIB Kala
BLITZ 9 14:00 WIB Suely in the Sky (Céu de Suely, O)
BLITZ 9 16:30 WIB Playing Between Elephants
BLITZ 9 19:00 WIB Four Minutes (Vier Minuten)
BLITZ 9 21:30 WIB You Kill Me
DJK 1 11:30 WIB Pocong 2
DJK 1 14:00 WIB Kuntilanak (The Chanting)
DJK 1 16:30 WIB Into the Wild
DJK 1 19:00 WIB A Guide to Recognizing Your Saints
DJK 1 21:30 WIB The Namesake
DJK 2 11:45 WIB Lantai 13
DJK 2 14:15 WIB Hantu Bangku Kosong
DJK 2 16:45 WIB La Vie en Rose (La Môme)
DJK 2 19:15 WIB Shake Hands with the Devil
DJK 2 21:45 WIB Possible Lives (Las Vidas posibles)
DJK 3 11:30 WIB Lewat Tengah Malam
DJK 3 14:00 WIB Hantu Jeruk Purut
DJK 3 16:30 WIB Forever
DJK 3 19:00 WIB Comrades in Dreams
DJK 3 21:30 WIB Afghan Muscles
EH 17:00 WIB The Night Before Finals (Notte prima degli esami)
EH 19:30 WIB American Fork
GH 17:00 WIB Naousse (A Perfect Day)
GH 19:30 WIB Pingpong
KF 14:00 WIB Invisible City
KF 14:00 WIB Singapore GaGa
KF 16:30 WIB The Bet Collector (Kubrador)
KF 19:00 WIB S-Express Malaysia
KF 21:30 WIB Laksamana Do Re Mi

Tue, 11th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB Love Conquers All
BLITZ 7 16:45 WIB The Blossoming of Maximo Oliveros
BLITZ 7 19:15 WIB The Last Communist
BLITZ 7 21:45 WIB Hang Tuah
BLITZ 9 11:30 WIB Coklat Stroberi
BLITZ 9 14:00 WIB Comrades in Dreams
BLITZ 9 16:30 WIB Cyrano Fernandez
BLITZ 9 19:00 WIB Vitus
BLITZ 9 21:30 WIB The Year My Parents Went On Vacation
DJK 1 11:30 WIB Cinta Pertama
DJK 1 14:00 WIB Kangen
DJK 1 16:30 WIB Atonement
DJK 1 19:00 WIB A Mighty Heart
DJK 1 21:30 WIB A Guide to Recognizing Your Saints
DJK 2 11:45 WIB Love is Cinta
DJK 2 14:15 WIB Badai Pasti Berlalu
DJK 2 16:45 WIB Suely in the Sky (Céu de Suely, O)
DJK 2 19:15 WIB No Country for Old Men
DJK 2 21:45 WIB Waiter (Ober)
DJK 3 11:30 WIB Merah itu Cinta
DJK 3 14:00 WIB Cintapuccino
DJK 3 16:30 WIB Shut Up & Sing
DJK 3 19:00 WIB Swedish Shorts – New Beginnings
DJK 3 21:30 WIB Sicko
EH 17:00 WIB Spine Tingler: The William Castle Story
EH 19:30 WIB Faro: Goddess of the Water
GH 17:00 WIB Yella
GH 19:30 WIB Atos dos Homens (Acts of Men)
KF 14:00 WIB S-Express Indonesia + Philippines
KF 16:30 WIB Nujum Pak Belalang
KF 19:00 WIB Paper Can Not Wrap Up Embers
KF 21:30 WIB Donsol

Wed, 12th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB The Bet Collector (Kubrador)
BLITZ 7 16:45 WIB Labu & Labi
BLITZ 7 19:15 WIB The Truth Be Told: … Against Supinya Klangnarong
BLITZ 7 21:45 WIB Village People Radio Show
BLITZ 9 11:30 WIB Long Road to Heaven
BLITZ 9 14:00 WIB International Shorts + S-Express Taiwan
BLITZ 9 16:30 WIB El Custodio (The Minder)
BLITZ 9 19:00 WIB Buenos Aires 1977 (Crónica de una fuga)
BLITZ 9 21:30 WIB The Golden Door (Nuovomondo)
DJK 2 11:45 WIB Bukan Bintang Biasa: The Movie
DJK 2 14:15 WIB Dunia Mereka
DJK 2 16:45 WIB Possible Lives (Las Vidas posibles)
DJK 2 19:15 WIB La Vie en Rose (La Môme)
DJK 2 21:45 WIB 4 Months, 3 Weeks & 2 Days
DJK 3 11:30 WIB Mengejar Mas-Mas
DJK 3 14:00 WIB Maaf Saya Menghamili Istri Anda
DJK 3 16:30 WIB Wordplay
DJK 3 19:00 WIB Swedish Shorts – The End of a Century
DJK 3 21:30 WIB Crescent Moon Over the Sea
DJK 3 21:30 WIB Boy Meets Girl
EH 17:00 WIB Along the Ridge (Anche libero va bene)
EH 19:30 WIB Big Rig
GH 17:00 WIB El Otro
GH 19:30 WIB Grave Decisions
KF 14:00 WIB Bujang Lapok
KF 16:30 WIB Invisible City
KF 16:30 WIB Singapore GaGa
KF 19:00 WIB Dancing Bells (Chalanggai)
KF 21:30 WIB S-Express Indonesia + Philippines

Thu, 13th Dec 2008
BLITZ 7 14:15 WIB Invisible City
BLITZ 7 14:15 WIB Singapore GaGa
BLITZ 7 16:45 WIB Flower in the Pocket
BLITZ 7 19:15 WIB Nujum Pak Belalang
BLITZ 7 21:45 WIB The Blossoming of Maximo Oliveros
BLITZ 9 11:30 WIB Jakarta Undercover
BLITZ 9 14:00 WIB Hula Girls (Hula gâru)
BLITZ 9 16:30 WIB The Drown Sea (Laut Yang Tenggelam)
BLITZ 9 19:00 WIB Persepolis
BLITZ 9 21:30 WIB The Fall
DJK 1 19:00 WIB The Missing Star (La Stella che non c’è)
DJK 1 21:30 WIB No Country for Old Men
DJK 2 11:45 WIB Malam Jumat Kliwon
DJK 2 14:15 WIB Terowongan Casablanca
DJK 2 16:45 WIB Atonement
DJK 2 19:15 WIB The Namesake
DJK 2 21:45 WIB A Mighty Heart
DJK 3 11:30 WIB Suster Ngesot (The Crawling Nurse)
DJK 3 14:00 WIB Suster N
DJK 3 16:30 WIB Deliver Us From Evil
DJK 3 19:00 WIB Mystic Ball
DJK 3 21:30 WIB Swedish Shorts – New Beginnings
EH 17:00 WIB Kirikou and Wild Beasts
EH 19:30 WIB Spine Tingler: The William Castle Story
GH 17:00 WIB Yella
GH 19:30 WIB Naousse (A Perfect Day)
KF 14:00 WIB Paper Can Not Wrap Up Embers
KF 16:30 WIB Village People Radio Show
KF 19:00 WIB Mukhsin
KF 21:30 WIB Love Conquers All

Fri, 14th Dec 2008
BLZ 7 14:15 WIB The Last Communist
16:45 WIB Laksamana Do Re Mi
19:15 WIB The Bet Collector (Kubrador)
21:45 WIB S-Express Malaysia
BLZ 9 11:30 WIB The Photograph
14:00 WIB Mystic Ball
16:30 WIB You Kill Me
19:00 WIB Cyrano Fernandez
21:30 WIB 2 Days in Paris
DJK 2 11:45 WIB Pesan Dari Surga
14:15 WIB KM 14
16:45 WIB 4 Months, 3 Weeks & 2 Days
19:15 WIB Shake Hands with the Devil
21:45 WIB Possible Lives (Las Vidas posibles)
DJK 3 11:30 WIB Lawang Sewu Dendam Kuntilanak
14:00 WIB Leak
16:30 WIB Playing Between Elephants
19:00 WIB Please Vote For Me
21:30 WIB Wordplay
EH 17:00 WIB Saimir
19:30 WIB Along the Ridge (Anche libero va bene)
GH 17:00 WIB Rome Rather than You
19:30 WIB Requiem
KF 14:00 WIB Village People Radio Show
16:30 WIB The Truth Be Told: … Against Supinya Klangnarong
19:00 WIB Donsol
21:30 WIB S-Express Singapore + Thailand

Sat, 15th Dec 2008
BLZ 7 14:15 WIB Labu & Labi
16:45 WIB Bujang Lapok
19:15 WIB Invisible City
19:15 WIB Singapore GaGa
21:45 WIB Dancing Bells (Chalanggai)
BLZ 9 11:30 WIB 3 Hari Untuk Selamanya (3 Days to Forever)
14:00 WIB The Golden Door (Nuovomondo)
16:30 WIB Please Vote For Me
19:00 WIB Love & Honor (Bushi no ichibun)
21:30 WIB Waiter (Ober)
DJK 2 11:45 WIB Anak-anak Borobudur
14:15 WIB Kamulah Satu-satunya
16:45 WIB The Missing Star (La Stella che non c’è)
19:15 WIB 881
21:45 WIB Suely in the Sky (Céu de Suely, O)
DJK 3 11:30 WIB 6:30
14:00 WIB Hantu
16:30 WIB Shut Up & Sing
19:00 WIB a courts d’écran #10 (La Fémis sélection 2007)
21:30 WIB Swedish Shorts – The End of a Century
EH 12:00 WIB Faro: Goddess of the Water
14:30 WIB Big Rig
17:00 WIB The Night Before Finals (Notte prima degli esami)
19:30 WIB Kirikou and Wild Beasts
GH 12:00 WIB Grave Decisions
14:30 WIB Atos dos Homens (Acts of Men)
17:00 WIB Pingpong
19:30 WIB El Otro
KF 14:00 WIB Mukhsin
16:30 WIB Hang Tuah

Sun, 16th Dec 2008
BLZ 7 14:15 WIB S-Express Indonesia + Philippines
16:45 WIB 881
19:15 WIB The Truth Be Told: … Against Supinya Klangnarong
21:45 WIB Laksamana Do Re Mi
BLZ 9 11:30 WIB The Conductors
14:00 WIB Forever
16:30 WIB Shake Hands with the Devil
19:00 WIB El Custodio (The Minder)
21:30 WIB Hula Girls (Hula gâru)
DJK 1 19:00 WIB Chants of Lotus (Perempuan Punya Cerita)
21:30 WIB Across the Universe
DJK 2 11:45 WIB D’Bijis
14:15 WIB Nagabonar (Jadi) 2
16:45 WIB The Golden Door (Nuovomondo)
19:15 WIB Into the Wild
21:45 WIB Elizabeth: The Golden Age
DJK 3 11:30 WIB Sang Dewi
14:00 WIB Selamanya …
16:30 WIB Afghan Muscles
19:00 WIB International Shorts + S-Express Taiwan
21:30 WIB The U.S. vs. John Lennon
EH 12:00 WIB American Fork
14:30 WIB Saimir
17:00 WIB Spine Tingler: The William Castle Story
19:30 WIB Indigènes (Days of Glory)
GH 12:00 WIB Naousse (A Perfect Day)
14:30 WIB Rome Rather than You
17:00 WIB Requiem
19:30 WIB Yella
KF 14:00 WIB Flower in the Pocket
16:30 WIB The Last Communist
19:00 WIB Love Conquers All
21:30 WIB Express Malaysia

Selamat Nonton deh…

Kategori: Agenda Budaya · Artikel

Memandang Setiap Individu Unik, Istimewa dan Penting

Desember 6, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Memandang Setiap Individu Unik, Istimewa dan Penting

Pribadi yang rendah hati biasanya memandang bahawa orang lain memiliki keunikan dan keistimewaan, sehingga dia sentiasa membuat orang lain merasa penting. Kerana sesungguhnya setiap pribadi adalah istimewa. Setiap orang adalah unik dan berhak untuk dihargai. Manusia adalah pribadi yang harus diperlakukan khusus. Manusia adalah makhluk yang sangat sensitif. Jika kita meragukan hal ini, lihat diri kita sendiri dan perhatikan betapa mudahnya kita merasa disakiti atau tersinggung.

Jika apa yang kita pikirkan mengenai orang lain berubah, maka sikap dan tindakan mereka terhadap kita juga akan berubah. Karena manusia sangat sensitif satu sama lain dalam banyak hal, kita biasanya sangat peka terhadap apa yang dipikirkan oleh satu sama lainnya. Jika hubungan kita dengan isteri/suami, kekasih, teman, rakan kerja atau orang tua kita tidak sebagaimana kita harapkan, cobalah lihat lebih jauh ke dalam fikiran kita, apa yang sesungguhnya kita pikirkan saat ini tentang orang tersebut. Kita pasti memiliki hal-hal atau gambaran yang sangat negatif atau positif tentang seseorang.

Mendengar dan Menerima Kritik

Salah satu ciri kerendahan hati adalah dapat mendengar pendapat, saranan dan menerima kritik dari orang lain. Sering dikatakan bahawa Tuhan memberi kita dua telinga dan satu mulut, yang dimaksudkan agar kita lebih banyak mendengar daripada bercakap. Kadang-kadang hanya dengan mendengarkan saja kita dapat menguatkan orang lain yang sedang dilanda kesedihan atau kesulitan. Dengan hanya mendengar, kita dapat memecahkan sebagian besar masalah yang kita hadapi. Mendengar juga berarti membuka diri dan menerima, suatu sifat yang menggambarkan kerelaan untuk menerima kelebihan dan kekurangan orang lain maupun diri kita sendiri.

Demikian halnya dengan kritik, harus sentiasa dipandang sebagai saranan untuk kita belajar dan berusaha. Kritik harus kita pandang sebagai sumber kita untuk mengembangkan diri, bukan untuk menunjukkan kita salah atau benar. Apapun bentuk dan cara penyampaian kritik harus sentiasa kita pandang positif dalam proses pembelajaran yang berlangsung terus menerus dalam hidup kita. Banyak sekali dari kita yang memandang kritik sebagai hal yang pribadi yang menunjukkan kelemahan dan kegagalan kita. Padahal sebaliknya kritik menunjukkan kemenangan dan kedewasaan kita dalam menghadapi setiap tentangan dan kesulitan.

Berani Mengakui Kesalahan dan Meminta Maaf

Salah satu ciri kerendahan hati adalah sentiasa berani mengakui kesalahan dan meminta maaf jika melakukan kesalahan atau menyinggung perasaan orang lain. Manusia rendah hati adalah manusia yang sangat peduli dengan perasaan orang lain. Bedakan dengan mereka yang sentiasa peduli dengan apa yang dikatakan orang lain. Orang seperti ini bukan rendah hati, tetapi rendah diri atau tidak memiliki rasa percaya diri, sehingga dia selalu khawatir dengan apa yang akan difikirkan atau dikatakan orang lain tentang dirinya.

Rela Memaafkan

Rela memaafkan merupakan ciri seseorang yang rendah hati. Bahkan dalam setiap agama dikatakan bahawa kita harus memaafkan kesalahan sesama kita, karana Tuhan juga mengampuni dosa-dosa kita. Sifat ini tidak selalu kita temui dalam kehidupan seharian kita. Masih banyak dari kita yang tidak dapat memaafkan orang lain dan sentiasa hidup dalam dendam dan sakit hati. Rela memaafkan lebih ditujukan kepada kepentingan diri kita sendiri, untuk menghindarkan kita dari sakit penyakit dan tekanan dalam kehidupan kita.

Lemah Lembut dan Penuh Pengendalian Diri

Ciri yang jelas dari orang yang rendah hati adalah sikapnya yang lemah lembut (gentle) dan penuh pengendalian diri (self control). Dia tidak pernah membiarkan emosinya tidak terkendali dan lepas kontrol. Dia tidak menunjukkan kemarahan dengan sikap kasar, kata-kata yang tidak baik, atau melakukan tindakan fisik. Kemarahan dia tunjukkan dalam rangka mendidik orang lain. Kemarahan atau kekecewaan yang dirasakan senantiasa dapat dia kendalikan sepenuhnya, dalam arti bukan dilupakan, diacuhkan atau ditahan (supressed), tetapi dilepaskan dengan pasrah (released).

Kategori: Artikel · Inspirasi

Menangguk laba dari gas rumah kaca

Desember 4, 2007 · 1 Komentar

Hampir semua pihak, mulai kelompok musik The Rolling Stones hingga pemerintah Indonesia berusaha untuk menekan laju emisi karbon ke udara. Bangkitnya sebuah kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, atau upaya menghapus dosa?


LIMA abad yang lalu, Martin Luther dan kaum reformis sezamannya pernah mengutuk kebijakan gereja Katolik, di mana seseorang bisa memperoleh pengampunan atas dosa-dosanya di masa lalu dengan membayar sejumlah uang. Praktik penghapusan dosa tersebut mungkin bisa menjadi analogi sekaligus simplifikasi yang pas untuk menjelaskan rumitnya perdagangan karbon, istilah yang menggaung beberapa tahun belakangan ini.

Melalui perdagangan karbon, negara-negara industri—sebagai penyumbang terbesar emisi gas karbon dioksida, biang kerok pemanasan global—bisa membayar suatu negara berkembang yang mampu mengupayakan pengurangan emisi karbon. Dengan begitu, ’dosa-dosa lingkungan’ negara tersebut dianggap tidak ada atau berkurang.

Perdagangan karbon dilahirkan melalui perjalanan yang amat panjang. Adalah laporan para ilmuwan pada 1990 tentang Perubahan Iklim yang telah memukul lonceng tanda bahaya bagi kehidupan umat manusia, dan mendesak agar dibentuk suatu kesepakatan global untuk mengatasi perubahan iklim. Dua tahun kemudian, disepakatilah konvensi PBB tentang perubahan iklim (United Nations Frameworks Convention on Climate Change atau UNFCCC) yang tujuan pokoknya menstabilkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) pada tingkat yang aman dan tidak mengganggu iklim global.

Berbagai paktapun diteken setelahnya. Yang terpenting adalah pertemuan di Kyoto, Jepang, pada 1997. Perjanjian yang dikenal dengan Protokol Kyoto itu mewajibkan negara-negara industri untuk mengurangi emisi GRK—salah satunya karbon dioksida—sebanyak 5,2% di bawah kadar yang mereka lepas pada tahun 1990 dalam kurun waktu lima tahun (mulai 2008-2012, yang disebut sebagai periode komitmen pertama). Protokol ini mulai mengikat secara hukum setelah Rusia meratifikasi pada 16 November 2004 sebagai negara ke-55. Hal ini sesuai kesepakatan, bahwa protokol mulai berlaku jika telah diratifikasi minimal 55 negara. Saat ini, sedikitnya 140 negara sudah menandatangani.

Protokol Kyoto menawarkan tiga mekanisme fleksibel untuk membantu negara-negara industri menekan laju emisi GRK: Implementasi Bersama (joint implementation/JI), Perdagangan Emisi Internasional (international emission trading/IET) dan Mekanisme Pembangunan Bersih (clean development mechanism atau CDM). CDM digagas karena begitu sulit memaksa negara-negara tersebut mengurangi emisi karbonnya, akibat begitu besarnya ketergantungan mereka pada konsumsi bahan bakar minyak. Sampai sekarang, Amerika Serikat saja masih menolak Protokol Kyoto. Dari tiga mekanisme fleksibel tersebut, hanya CDM yang melibatkan negara-negara berkembang. Dan, melalui CDM inilah tata cara perdagangan karbon dunia diatur.

Alhasil, karbon kini menjadi komoditas bisnis dadakan; FIFA, federasi sepak bola dunia, membeli beberapa kredit karbon sehubungan pelaksanaan Piala Dunia 2006 lalu. Kelompok musik kenamaan The Rolling Stones dan beberapa band lain membelinya sebagai kompensasi emisi GRK yang mereka buang dalam tur-tur mereka. Sementara Paramount, studio film Hollywood, juga membeli kredit karbon atas setiap emisi yang mereka keluarkan selama proses pembuatan film kontroversial tentang pemanasan global, An Inconvenient Truth (2006).

Bank Dunia tercatat sebagai pembeli kredit karbon paling royal: nilai transaksi pada 2005 diestimasi mencapai 10 miliar dolar. Bagi beberapa ”pemain”, jual-beli karbon memang perkara citra. Sampai saat ini, kebanyakan pembeli karbon adalah firma yang relatif beremisi rendah, seperti bank-bank, yang berharap bisa menggaet klien yang memiliki visi lingkungan. Namun bagi pemain lain, bisnis karbon adalah business as usual yang menggiurkan.

Hitung-hitungan bisnisnya relatif sederhana. Setiap upaya penurunan emisi yang setara dengan satu ton karbon (tCO2e) akan diganjar satu CER (certified emission reduction). Sertifikat yang mirip surat berharga ini dikeluarkan oleh Badan Eksekutif CDM di bawah UNFCCC. Negara industri yang sudah meratifikasi Protokol Kyoto (disebut dengan kelompok Annex-1), atau lembaga nonpemerintah manapun yang merasacarbontrade.jpg

berkepentingan, bisa membeli CER ini dari proyek-proyek CDM di negara berkembang (non-Annex-1) yang tidak diwajibkan untuk mengurangi emisi.

Layaknya komoditas dagang, harga CER bisa bervariasi, tergantung kesepakatan pihak-pihak yang bertransaksi. Tapi, secara rerata, harga satu CER berkisar 5-15 dolar AS. Jadi, jika suatu proyek CDM berhasil memproyeksikan pengurangan emisi sebesar 1 juta ton CO2e dalam setahun, pendapatan kasar yang diperoleh proyek tersebut satu tahunnya sekitar 10 juta dolar AS (jika diambil harga tengah 10 juta dolar) dari penjualan CER.

Perlu diketahui, istilah ”reduksi emisi karbon” tidak serta-merta berarti pengurangan kadar karbon yang sudah ada saat ini di udara, tetapi merupakan upaya menekan bertambahnya emisi GRK akibat penggunaan bahan bakar fosil. Jadi, angka-angka tersebut pada dasarnya adalah jumlah karbon yang diemisikan jika tanpa proyek CDM.

Di satu sisi, solusi ini terkesan menyederhanakan masalah dan kental dengan unsur ketidakadilan: negara industri bebas mengotori atmosfer selama mampu membeli CER sebagai kompensasinya. Tapi di sisi lain, bisnis karbon membuka berbagai peluang: membangkitkan perekonomian negara dunia ketiga sekaligus menciptakan kondisi lingkungan yang relatif lebih baik. ”Ide besarnya adalah memberikan nilai moneter pada usaha perbaikan lingkungan. Selama ini, konservasi lingkungan dianggap sebagai cost, liabilitas. Tapi dengan adanya CDM, pengelolaan lingkungan juga berarti aset berharga,” kata Agus P. Sari, Direktur Regional Asia Tenggara EcoSecurities, salah satu pemain besar perdagangan karbon yang bermarkas di Oxford, Inggris.

SETELAH meratifikasi Protokol Kyoto melalui Undang-undang Nomor 17 tahun 2004, Indonesia membuka peluang ikut serta dalam arus perdagangan karbon. Sebagai fasilitator dan koordinator CDM di tingkat nasional, pemerintah membentuk Komisi Nasional Mekanisme Pembangunan Bersih (Komnas MPB) di bawah koordinasi Kementerian Lingkungan Hidup pada Juli 2005. Di setiap negara, komisi semacam juga ada dengan sebutan DNA (designated national authority).

”Setiap proyek CDM harus diverifikasi dan divalidasi oleh DNA di masing-masing negara,” ucap Prasetyadi Utomo dari Sekretariat Komnas MPB. Menurut pengakuannya, Komnas MPB sama sekali tidak menarik pungutan apapun dari proses verifikasi. Hal ini dibenarkan oleh Agus selaku pengembang proyek. ”Memang cukup ganjil, tapi begitulah kenyataannya,” ujarnya dengan nada seloroh.

Berdasarkan Kajian Strategis Nasional sektor Kehutanan dan Energi (KSNKE) yang dilakukan pada tahun 2001-2002, Indonesia memiliki potensi pengurangan emisi GRK sekitar 23-24 juta ton CO2e per tahun. Jika dikonversi ke nilai CER, potensinya menjadi 230 juta dolar AS dalam setahun (sekitar 2,3 triliun rupiah). Bukan jumlah yang kecil.

Khusus sektor kehutanan (nonenergi), catatan KSNKE menyebut ada sekitar 15 juta hektare lahan di seluruh daerah di Indonesia yang bisa diajukan untuk proyek CDM. Mengetahui fakta ini, akhir-akhir ini banyak pemerintah daerah yang mempromosikan hutan di daerahnya untuk dijadikan proyek CDM. Padahal, masalahnya ternyata tidak sesederhana itu.

“Potensi kebocoran (leakage) hutan Indonesia cukup besar,” kata Alue Dohong, penggiat lingkungan dari Wetlands International Indonesia Program. Dalam skema CDM, leakage tidak diperkenankan. Leakage, papar Alue, bisa disebabkan oleh belum mapannya tata kelola hutan, masih tingginya insiden kebakaran hutan, maraknya pembalakan liar, dan inkonsistensi kebijakan penataan ruang. “Belum jelasnya metode penentuan batas wilayah dan kriteria hutan yang memenuhi syarat juga menjadi batu sandungan untuk mengembangkan hutan kita sebagai proyek CDM,” imbuh Alue.

Hutan yang diperkenankan, misalnya, adalah hutan ”buatan” manusia (dengan pembenihan, penanaman, dan sebagainya) pada lahan yang belum pernah menjadi hutan sedikitnya 50 tahun ke belakang. ”Teknis penghitungan reduksi emisi karbon oleh hutan juga sulit, mengingat daya ikat karbon setiap pohon dalam suatu hutan heterogen berbeda-beda,” jelas Deddy Hadriyanto, pakar kehutanan dari Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Kawasan mangrove justru lebih berpeluang dari sisi teknis.

Karenanya, hingga saat ini belum ada proyek CDM berbasis hutan dari Indonesia yang berhasil disetujui. Amat kontras dengan sektor energi alternatif yang lebih ”seksi”. Kabar terakhir, delapan proyek sudah teregistrasi di Badan Eksekutif CDM. Hampir semuanya berbasis energi.

Chevron Geothermal Indonesia (CGI), melalui proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Darajat Unit III adalah yang terakhir mendapat persetujuan, Desember tahun lalu, dengan kapasitas pembangkit sebesar 110 megawatt. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara dengan kandungan panas bumi amat besar, bahkan yang terbesar di dunia atau 40 persen dari cadangan panas bumi dunia. Menurut riset yang dilakukan oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, di seluruh kepulauan Indonesia sedikitnya ada 244 titik yang merupakan sumber panas bumi potensial, dengan kapasitas pembangkit sebesar 29.000 megawatt. Namun, hingga saat ini, jumlah total yang tereksplorasi hanya sekitar 1.000 megawatt, alias baru sekira lima persen. Sebagai perbandingan betapa efisiennya tenaga geotermal, 1.000 megawatt ekivalen geotermal untuk 30 tahun setara dengan 465 juta barel minyak bumi.

efekrumahkaca.jpg

Menurut data CGI, emisi karbon dioksida dari pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya sekitar sepersepuluh dari emisi yang diembuskan oleh pembangkit konvensional seperti batu bara, dan seperenam dari bahan bakar disel dan minyak. Selisih jumlah emisi inilah yang bisa dijadikan kredit karbon untuk diperjualbelikan.

Namun, bukan berarti sumber energi ini tidak memiliki kelemahan. Halangan utama eksplorasi panas bumi terletak pada besarnya biaya investasi, terutama jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Komoditas ini juga tidak dapat diekspor seperti halnya minyak bumi. Selain itu, berbeda dengan minyak dan batu bara, mobilitas panas bumi juga rendah, tidak dapat berpindah-pindah dengan leluasa. Karena itu, pemanfaatannya mesti langsung dari sumber eksplorasi.

Proyek lain yang cukup menarik adalah pemanfaatan limbah hewan yang dilakukan oleh peternakan PT Indotirta Suaka Bulan di Riau dan Lampung Bekri Biogas. Suaka Bulan mengelola kotoran dari peternakan babi seluas 1.700 hektare di Pulau Bulan, Riau. Dengan teknik pencerna anaerobik (anaerobic digester), gas metana (CH4, salah satu GRK) yang ditangkap bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar. Rata-rata, setiap tahunnya instalasi biogas ini diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 166.000 ribu ton CO2e.

Mirip dengan Suaka Bulan, Lampung Bekri menggunakan reaktor anaerobik bawah tanah tertutup (CIGAR) untuk menangkap gas metana dari kotoran sapi. Komposisi biogas yang diperoleh melalui proyek berskala kecil ini adalah 65% metana dan 35% CO2, dengan rata-rata reduksi emisi 18.826 ton CO2e per tahun. Produk kompor pun bisa dimanfaatkan untuk proyek CDM. Tetapi bukan sembarang kompor, tentunya. Alat masak yang diproduksi oleh PT Petromat Agrotech yang berkongsi dengan Klimaschutz e.V. dari Jerman ini menggunakan tenaga matahari sebagai sumber panasnya. Dengan begitu, penggunaan minyak tanah atau gas elpiji yang menghasilkan polusi karbon bisa ditekan. ”Kompor ini merupakan bagian dari usaha memperbaiki lingkungan, karena itu kami amat mendukungnya,” ucap Rudi Wahyudi dari Petromat Agrotech.

Berdiameter sekitar satu meter, bentuk kompor surya ini relatif sederhana, mirip sebuah parabola yang bagian permukaan cekungnya dilapisi bahan cermin yang bisa memantulkan cahaya. Dengan bentuk parabola, cahaya bisa dipantulkan terpusat ke sebuah penyangga wadah masak, sehingga menghasilkan panas yang cukup untuk memasak berbagai jenis makanan, mulai nasi goreng hingga sayur sup. Menurut rencana, akhir Februari, sekitar 1.000 unit kompor surya ini akan diserahkan secara cuma-cuma kepada para nelayan di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam.

Saat ini ada dua proyek lagi dari Indonesia yang masih mengantre untuk disetujui oleh Badan Eksekutif CDM. Bukan tidak mungkin jumlahnya akan terus bertambah. Hingga saat ini, beberapa proposal proyek juga terus diterima oleh Komnas MPB.

Kabar baik? Belum tentu. Yang perlu didesak adalah komitmen setiap pihak untuk melestarikan lingkungan, tidak peduli apakah ada atau tidak ada keuntungan finansial di belakangnya. Apalagi sekadar upaya menghapus dosa, seperti yang dikhawatirkan Martin Luther terhadap gereja Katolik lima abad silam. *Oleh Firman Firdaus, Artikel ini sudah dimuat dalam National Geographic Indonesia edisi Maret 2007.


Kategori: Artikel

PARADIGMA BERPIKIR DARI HATI

November 13, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PARADIGMA BERPIKIR DARI HATI

Oleh: Eko Jalu Santoso, Weblog: www.ekojalusantoso.com

“Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka  percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia  kesuksesan yang pertama”. - Norman Vincent Peale -

Kehidupan dunia dengan pernik-perniknya yang sangat menggiurkan seringkali menjadikan banyak orang menempatkan orientasi yang salah dalam memandang kehidupan. Banyak orang yang menempatkan sumber motivasi kebahagiaan, keberhasilan, kesuksesan dari luar dirinya. Mereka menjadi manusia yang mendewakan berbagai aksesories kesuksesan duniawi, dengan mengabaikan nilai-nilai spiritual kebenaran dalam hatinya. Tidak memahami hakekat posisi dirinya sebagai manusia dalam kehidupan dunia ini dan bahkan ada yang menganggap dirinya mampu mengatur dunia ini dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan akal pikirannya.

Tanpa disadarinya, hatinya telah terbelenggu dan dikendalikan oleh pengaruh lingkungan kemajuan peradaban kehidupan modern. Banyak orang telah diperbudak oleh kemajuan zaman dan cenderung mengabaikan nilai-nilai spiritual kebenaran dalam hatinya. Inilah sumber dari kemerosotan etika, moral dan perilaku banyak manusia dalam kehidupan.

Albert Einstein pernah mengatakan, “ Masalah penting yang kita hadapi kini tidak dapat kita pecahkan pada tingkat berpikir yang sama seperti ketika kita menciptakan masalah tersebut.” Makna dari ungkapan ini adalah, kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan biasa, atau menyelesaikan masalah biasa saja, mungkin cukup dilakukan dalam tataran praktik, tingkah laku dan sikap dalam diri kita. Namun, kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan yang besar dan sangat berarti dalam hidup ini, maka perlu dilakukan perubahan mendasar melalui tataran paradigma berpikir.

Paradigma berpikir dari dalam hati adalah tingkatan baru dalam pola berpikir, tingkatan berpikir yang lebih dalam. Sebuah paradigma yang didasari oleh prinsip-prinsip yang bersumber dari dalam hati. Paradigma dari dalam hati artinya meyakini segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita dimulai dari dalam hati. Keberhasilan, kegagalan, kesuksesan dan keagungan hidup ini sesungguhnya dimulai dari dalam diri kita sendiri, bahkan lebih mendasar lagi, dimulai dari bagian paling dalam dari diri sendiri yakni “hati nurani”.

Memiliki paradigma berpikir dari dalam hati dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata melalui keyakinan hidup yang bersumber dari suara hati nurani, seperti:

·       Selalu menempatkan hati nurani sebagai pembimbing dalam langkah kehidupan.

·       Memandang kehidupan dunia ini melalui mata hati, bukan sekedar mata panca indra semata.

·       Mengarahkan hati selalu “taqarrub” pada sifat-sifat kemuliaan Allah, yang melandasi setiap kegiatan hidupnya.

·       Hal ini diimplementasikan dalam kehidupan melalui sikap yang mengedepankan integritas, kejujuran, cinta kasih, keadilan, kebenaran, kebebasan, kesabaran  dan ketawakalan.

Memiliki paradigma berpikir dari dalam hati dapat menjadi sumber inspirasi yang dapat memancarkan energi positif ke sekelilingnya, sehingga melahirkan kreativitas dan produktivitas tinggi. Karena dirinya selalu mencari sifat-sifat mulia yang bersumber dari hati yang merupakan percikan sifat-sifat mulia Allah. Kalau hal ini dijadikan sebagai sebuah landasan berpikir pada akhirnya dapat mengantarkan manusia meraih kesuksesan dan keagungan insani. Yakni memiliki hati yang senantiasa “taqarrub” menuju kepada sifat-sifat mulia Allah. Karena manusia memiliki watak dasar selalu mencari sifat-sifat mulia Allah yang sudah “built in” di dalam dirinya untuk memenuhi kebahagiaannya.

Keseimbangan hidup seperti ini akan nampak setiap saat dalam perilaku kehidupan yang cenderung lebih mengedepankan nilai-nilai spiritualitas dalam kehidupan. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Danah Zohar dan Ian Marshal, yang mengatakan, “Bahwa makna yang paling tinggi dan paling bernilai, dimana manusia akan merasa bahagia, justru terletak pada aspek spiritualitasnya”.  Maka manusia yang dapat mengarahkan hatinya selalu “taqarrub” menuju sifat-sifat mulia Allah, akan menemukan makna hidup yang lebih tinggi.


Bagaimana paradigma berpikir dari dalam hati ? Dalam buku saya “HEART REVOLUTION, Revolusi Hati Nurani” yang diterbitkan Elex Media Komputindo telah dibahas dengan lengkap mengenai bagaimana mengembangkan paradigma berpikir dari dalam hati ini. Sederhananya, paradigma berpikir dari dalam hati artinya, dalam berkarier, berbinis, berkarya, maupun dalam berbagai aktivitas kehidupan selalu dilandasi nilai-nilai “Illahiah” mulia dalam hati. Memiliki kesadaran bahwa kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang abadi. Dengan demikian dapat memandang kehidupan dengan seimbang, artinya tetap realistis dan memiliki idealisme sesuai nilai-nilai spiritual dalam hatinya.

Lebih menghargai orang-orang yang mengedepankan integritas, kejujuran, hidup yang lurus, penuh cinta kasih, kepedulian sosial dan empati kepada sesama kehidupan, meskipun mungkin tidak memiliki berbagai simbul kesuksesan duniawi. Karena dapat memandang kesuksesan hidup bukan hanya pada prestasi luar semata, tetapi memiliki keselarasan dalam nilai-nilai kebenaran berdasarkan hati nurani.

Demikianlah orang-orang yang mendengarkan suara hatinya dan menggunakannya sebagai pembimbing dalam kehidupannya, akan mengantarkannya meraih kehidupan yang penuh potensi dan keagungan. Karena mereka menempatkan orientasi hidupnya jangka panjang yang jauh kedepan. Mereka hidup mengedepankan kebijaksanaan, melakukan hal-hal yang bernilai tinggi dan memberdayakan potensi dirinya untuk tujuan mulia dalam kehidupan. Mereka memandang kehidupan secara realistis, tetap menjaga integritas hati nuraninya. SEMOGA BERMANFAAT.

Salam Motivasi Nurani.

Kategori: Artikel

Penerimaan CPNS di Pelbagai Departemen

November 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Penerimaan CPNS di pelbagai Departemen

Departemen Setelah beberapa waktu yang lalu ada lowongan di lima departemen besar, saat ini ada lowongan lagi di

 CPNS DEPKOMINFO (www.depkominfo.go.id)

CPNS Departemen Perdagangan 2007 (JKT,MDN,MKS,DIY) CPNS BAPPENAS 2007

Penerimaan CPNS DEPSOS CPNS BADAN STANDARDISASI NASIONAL 2007

(FORMULIR) CPNS DEPKOMINFO Penerimaan CPNS DPUhttp://www.kimpraswil.go.id/

 CPNS BADAN STANDARDISASI NASIONAL 2007 CPNS

DEPHUT CPNS BMG CPNS LAPAN 2007 (LEMBAGA PENERBANGAN & ANTARIKSA)

Aku gak sempet ngetik langsung linknya, jadi teman2 cari sendiri aja ya website, selamat mencoba.

Salam

Kategori: Artikel

Tips Perawatan Notebook

November 2, 2007 · 1 Komentar

laptop

Tips Perawatan Layar Notebook

  • Selalu tutup notebook Anda jika tidak sedang digunakan. Jika perlu gunakan penutup anti debu dari plastik atau simpan dalam tas notebook.
  • Jangan pernah menyentuh layar notebook, apalagi dengan benda tajam.
  • Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada layar notebook.
  • Saat notebook tertutup usahakan notebook tidak mengalami tekanan. Terutama jangan letakkan benda-benda berat di atas notebook yang tertutup.
  • Jangan menutup notebook saat ada benda tertentu antara layar dan keyboard. Bahkan selembar kertas yang terjepit antara layar dan keyboard bisa menjadi penyebab kerusakan layar.
  • Jangan menutup notebook dengan cara membanting.
  • Untuk membersihkan layar notebook, gunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk membersihkan layar LCD dari debu.
  • Jika sikat tidak cukup, gunakan kain lembut atau tisu yang dibasahi dengan cairan pembersih. Ingat! Jangan gunakan cairan pembersih yang mengandung amoniak atau alkohol. Semprotkan cairan pembersih pada kain dan usap layar perlahan-lahan saat membersihkan.
  • Cairan pembersih untuk layar notebook disarankan menggunakan jenis pembersih yang sama dengan yang digunakan untuk layar kamera digital. Cairan ini biasanya bisa didapatkan di toko penjual perlengkapan kamera.

Kategori: Artikel

Dunia Dongeng Tanaman Hias

Oktober 28, 2007 · & Komentar

Hari ini Kompas Menulis tiga artikel Tentang Anthurium

Aku simpan agar berguna

Dunia Dongeng Tanaman Hias

Ilham Khoiri

Mengikuti perkembangan tanaman hias beberapa tahun belakangan seperti memasuki dunia dongeng. Tren berganti-ganti dan orang-orang berduit tak segan mengeluarkan uang miliaran rupiah demi memburu tanaman primadona. Masyarakat umum pun ikut-ikutan menginvestasikan uang yang pas-pasan demi mimpi meraup untung besar. Apa yang sesungguhnya terjadi?

Masyarakat di Tanah Air sedang terjangkiti demam tanaman hias. Cobalah berkunjung ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sejak memasuki kawasan Jaten, yang berbatasan dengan Kota Solo, kita langsung menghirup aroma anturium, tanaman yang jadi tren tahun 2007 ini. Ratusan kebun tanaman hias memenuhi kiri-kanan jalan raya.

Tiba di kawasan Karangpandan, Tawangmangu, dan Ngargoyoso, kebun bunga makin berjubel di mana-mana. Penduduk membangun kotak-kotak di depan rumah sebagai semacam “etalase” untuk memajang tanaman. Baliho-baliho besar dipasang dengan mengusung jargon: “Selamat datang di Kabupaten Anturium”.

Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih memang mencanangkan kabupaten itu sebagai “Kabupaten Anturium” dan meminta masyarakat di 17 kecamatan untuk menanam berbagai jenis anturium. Kini, ada 1.000 petani, ratusan nursery dan green house yang membiakkan tanaman ini. “Saya mendorong mereka agar fokus pada tanaman hias. Di sini, kalau tidak memiliki anturium, orang tidak merasa jadi orang Karanganyar,” ujarnya.

Tren anturium juga merasuki wilayah lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, dan meluas lagi sampai Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Papua. Pameran, kontes, dan media hobi kerap menampilkan tanaman ini sebagai primadona. Selain jenmanii, jenis lain juga banyak dicari, seperti black beauty, hokeri, gelombang cinta, dan garuda.

gelombang-cinta.jpg

Yang sangat fenomenal, tentulah rekor harga yang gila-gilaan. Awal tahun 2006, indukan anturium jenmanii masih berharga Rp 1.000.000 per pot. Tapi, baru-baru ini, satu pohon anturium jenis jenmanii hasil silangan baru di Kudus, Jawa Tengah, dikabarkan mencapai harga Rp 1,25 miliar. Biji-biji jenmanii yang baru dipanen pun laku Rp 250.000 per buah.

Meski tak seheboh anturium, aglaonema juga sempat booming beberapa tahun lalu. Saat itu, masyarakat juga getol memburu berbagai jenis tanaman dengan daun berbintik-bintik ini, terutama jenis pride sumatera, hot lady, dan widuri. Tren memuncak saat aglaonema harlequin hasil silangan Greg Hambali terjual seharga Rp 660 juta pada lelang terbatas pertengahan tahun 2006.

anthurium-jenmani-jaipong.jpg

Sebelum itu, adenium-lah yang jadi raja tanaman hias. Sejak tahun 2002, masyarakat menguber berbagai jenis adenium dengan bunga berwarna-warni, seperti crimson star, arabicum, dan herry potter. Tahun 2005, tanaman asal Afrika ini pernah mencapai rekor harga sekitar Rp 100 juta.

Begitulah, tren tanaman hias berubah begitu cepat, dengan siklus sekitar dua tahunan. Harga tanaman bisa melonjak tinggi, tetapi juga gampang jatuh. “Fenomena harga yang gila-gilaan hanya terjadi di Indonesia. Di negara-negara lain, seperti Taiwan, Thailand, Hongkong, dan Amerika, masyarakat membeli tanaman dengan harga wajar,” kata Pemimpin Redaksi Majalah Trubus Onny Untung.

Goreng-gorengan?

Kenapa bisnis tanaman hias diwarnai harga yang gila-gilaan? Menurut Ketua Florikultura Indonesia Iwan Hendrayanta, situasi itu terjadi karena stok tanaman hias tertentu memang yang terbatas, padahal kebutuhan pasar tinggi. Tetapi, itu juga bisa dipengaruhi spekulasi para pemain baru yang terjun dalam bisnis ini.

Biasanya satu jenis tanaman yang potensial dimatangkan dulu di kalangan penyilang atau pemilik tanaman indukan. Sebelum dilempar ke pasar, tanaman itu diperkenalkan dulu dalam pameran, kontes, atau brosur. Tanaman yang memperoleh sambutan bagus lantas dipublikasikan media, seperti Trubus atau Flona.

bibit Anthurium

“Kalau sudah diulas media, biasanya orang-orang langsung penasaran, mencari-cari, dan tumbuhlah pasar. Ketika pasar bertambah dan stok terbatas, otomatis harga terdongkrak,” kata Iwan.

Saat harga naik, bisnis tanaman itu menjanjikan untung besar. Masuklah kalangan berduit atau konglomerat yang ingin untung cepat. Mereka berinvestasi dengan menanamkan modal besar. Dalam kondisi seperti itu, harga tanaman bisa melejit sampai taraf “tak masuk akal”.

Bursa tanaman tambah panas ketika para pemain berlomba mendatangkan jenis-jenis baru dari luar negeri, terutama Thailand, Filipina, dan Taiwan. Apalagi, kemudian bermunculan orang yang ikut-ikutan atau kolektor yang membeli demi gengsi. Hauwlie, pemilik Gracia Nursery di Karanganyar, mengungkapkan, banyak pemain di bisnis ikan, burung, atau pengusaha bus dan rokok yang terjun ke tanaman hias.

“Tidak benar pengusaha Karanganyar sengaja menggoreng-goreng harga anturium. Harga melonjak karena ada sejumlah pengusaha pendatang baru yang berspekulasi menawarkan harga tinggi,” kata Didik Setiawan, pemilik Nursery dan Gardening Deni di Karanganyar.

Menurut Chandra Gunawan Hendarto, pemilik Godongijo Nursery di Sawangan, Depok, orang berduit berani berinvestasi ke tanaman hias karena melihat sektor riil ekonomi masih lesu. Saat bersamaan, bunga deposito di bank yang sekitar 8-9 persen per tahun dinilai terlalu minim, sedangkan permainan saham dianggap kurang menarik karena turun-naik.

“Orang yang punya duit lalu melirik bisnis tanaman hias yang sedang menggairahkan. Jadilah bisnis ini makin ramai saja, banyak orang yang semrintil-ngintil,” kata Chandra, yang memopulerkan adenium sejak tahun 1999.

Pencurian

Ketika jadi komoditas bernilai tinggi, tanaman hias lantas jadi incaran banyak orang, termasuk pencuri. Sejak heboh anturium jenmanii yang mahal, banyak pemilik nursery mengaku kebobolan. Sayangnya, kasus kriminal itu sulit ditangani kepolisian karena belum ada identifikasi khusus untuk tanaman hias.

“Saya sudah pernah empat kali kecurian tanaman anturium. Nilainya bisa ratusan juta rupiah,” kata Jefri, penggemar tanaman hias asal Cipanas, Puncak.

Puncak

Mengantisipasi situasi ini, pemilik tanaman hias mau tak mau harus mengeluarkan biaya tinggi demi menciptakan keamanan berlapis. Jangan heran jika kebun-kebun anturium di Karanganyar dikerangkeng pagar besi, dikawal sejumlah satpam 24 jam, dipasangi alarm, kamera CCTV, sampai dijaga anjing galak.

anthurium-jenmanii-cobra.jpg

“Demi menjaga anturium, bahkan ada orang yang memboyong tanaman itu dalam kamar untuk diajak tidur bersama,” kata Ketua Koperasi Pinasti Karanganyar M Zamzami Ali.

Tidur bersama tanaman? Ah, benar-benar mirip dunia dongeng saja! (sonya hellen sinombor/ frans sartono)

 Artikel-2

Untung dan Buntung Saling Bersambung
Ninuk Mardiana Pambudy

anthurium-crenatum.jpg


“Kami baru kehilangan dua anturium. Satu dicuri dari halaman belakang yang pagarnya tingginya tiga meter, satu lagi di teras yang lebih kecil. Yang satu ‘Anthurium plowmanii’ atau Gelombang Cinta, satunya lagi ‘Anthurium jemanii’ ‘Kol’. Yang dicuri dari kantor juga dua pohon.”
Itulah pengalaman Susilo Hadi Arifin dan istrinya, Nurhayati, pengajar di Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB). Anturium kesayangan mereka itu dibeli pada tahun 2001 saat belum populer dan ketika dicuri panjang daunnya sudah sekitar 50 sentimeter. Bila dibandingkan dengan anturium yang kerap muncul di pameran, tanaman dengan ukuran tersebut dapat mencapai harga lebih Rp 20 juta.
Anturium yang saat ini berada pada puncak kejayaannya membuat banyak orang tergiur memiliki tanaman ini, meskipun dengan cara mencuri. Susilo juga kecurian ratusan pot aglaonema dari laboratorium tanaman di IPB saat tanaman itu sedang jaya-jayanya dua tahun lalu.
Cerita tentang tanaman hias saat ini seperti dongeng. Harganya bisa semahal satu mobil Mercedes seri S. Kalau dibelikan rumah, bisa dapat lima-enam buah dengan luas tanah 180-an meter di pinggiran Jakarta. Bagaimana bisa menjelaskan satu tanaman hias daun anturium yang harganya Rp 600 juta bahkan Rp 1,2 miliar per buah? Harga ratusan juta rupiah juga pernah diraih adenium.

jutawan.jpg
“Sebetulnya agak berlebihan kalau harganya sampai semahal itu karena tanaman adalah sesuatu yang terbarukan, bisa dibiakkan. Menyilangkan anturium, adenium, atau aglaonema, misalnya, relatif tidak terlalu sulit,” kata Prof Dr Ir Susilo yang Ketua Departemen Arsitektur Lanskap IPB dan penulis buku pertamanan dan tanaman hias.
Ada beberapa faktor yang membuat suatu jenis tanaman menjadi buruan dan harganya sangat tinggi. Kelangkaan adalah faktor terpenting selain tanaman itu dianggap “baru” dan pasti harus menarik dilihat.
“Umumnya yang memiliki tanaman dengan sifat tersebut adalah komunitas kolektor tanaman. Kadang mereka melelang di antara mereka sendiri,” kata Dr Ir Nurhayati, salah seorang penyusun standar kompetensi kerja nasional untuk tanaman hias krisan dan aglaonema.
Selain komunitas, Himma Zakia dari Salsabiila Nursery di Cipanas, Jawa Barat, dan Susilo berpendapat, media massa juga ikut mengipasi konsumen dengan info apa yang sedang populer saat ini.
Peran komunitas pencinta tanaman ini cukup penting karena mereka selalu mencari tanaman baru. Untuk itu, mereka menyilang sendiri, bertukar di antara mereka, atau ke petani karena tanaman yang unik dapat muncul dari mana saja ketika terjadi mutasi.
Di sisi lain, ada pemulia (breeder) yang bekerja sama dengan pembibit (nursery) untuk menghasilkan tanaman-tanaman jenis baru. “Jadi, ada yang klop antara penawaran dan permintaan,” kata Susilo.
Untung dan buntung
Untung dan buntung bisa sambung-menyambung dalam bisnis tanaman hias. Mereka yang buntung, selain karena tanamannya dicuri, juga karena latah ikut-ikutan bisnis ini sementara tidak paham berapa lama tanaman itu tetap populer.
“Waktu palem raja untuk lanskap sedang di puncak, permintaannya tinggi sementara pasokan terbatas. Akhirnya para desainer lanskap pindah ke palem ekor tupai dan palem putri. Harga palem raja jatuh. Banyak petani yang telanjur tanam palem raja akhirnya rugi,” papar Ir Lita Herlinawati, yang bekerja di perusahaan lanskap di Kabupaten Bogor.
Himma Zakia, yang memproduksi tanaman hias pot, tanaman lanskap, dan tanaman hias daun, mengaku ikut kecipratan rezeki dari populernya anturium. Dia mendatangkan sebagian tanaman hias daun-termasuk anturium-dari Thailand. Di sana anturium tidak terlalu menjadi perhatian. Perusahaan pembibitan umumnya melayani permintaan dari Indonesia.
“Di pasar Chatuchak, Bangkok, isinya orang Indonesia. Ada yang dari Medan, Solo, sampai Jawa Timur. Mereka rebutan anturium, sampai ada yang bela-belain nginep di kebun supaya enggak keduluan yang lain,” kata Himma.
Begitu menggiurkannya rupiah yang dapat dipanen dari tanaman hias sampai-sampai ada yang menjual rumah dan mobil, bahkan utang dari bank, untuk ikut menangguk rezeki “sesaat”. Menurut Himma, tidak selalu mereka yang kini berbisnis anturium punya kebun bahkan tanaman. Para penggembira ini cukup bermodal jaringan pasar. Mereka akan menghubungkan penjual dan pembeli dengan mengambil keuntungan di antara keduanya.
“Popularitas anturium sudah berlangsung tiga tahun, mudah-mudahan masih bertahan lama karena pembiakannya tidak bisa dengan setek. Yang bagus dengan biji, itu pun harus yang matang; atau kultur jaringan yang cukup rumit mencari media tumbuhnya. Kalau anturium segera surut, jangan-jangan banyak yang ‘miring’ karena telanjur investasi besar-besaran,” kata Himma.

kaya-dari-tanaman.jpg

Semakin semaraknya bisnis tanaman hias, menurut Nurhayati, bagus-bagus saja karena menambah keragaman tanaman hias di sini. Lagi pula, tiap tanaman memiliki penggemar fanatik yang tidak akan begitu saja mengalihkan cintanya ke tanaman lain sehingga petani tetap akan mempunyai pasar.
Membuat meledak
Pemulia tanaman ikut berperan sebab bila hasil tangkaran mereka sukses di pasar sudah pasti bukan hanya nama, tetapi keuntungan ekonomi pun menjadi imbalan. Tak mengherankan bila kebun bibit bermodal kuat bersedia membiayai pemulia mereka melakukan eksplorasi ke hutan mencari tanaman yang berpotensi ekonomi untuk kemudian disilangkan dengan jenis yang sudah dikenal sebelumnya.
“Pasti tanamannya mesti menarik dan unik. Biasanya dari jenis yang memiliki banyak varian, seperti pada aglaonema, adenium, atau euforbia yang katanya membawa rezeki hingga harganya stabil meski tidak spektakuler,” kata Susilo.

anth-hookeri-oval.jpg
Uniknya, tanaman yang menjadi buruan itu dari jenis yang sudah lama dikenal. Anturium sudah menjadi tanaman hias sejak lebih 40 tahun lalu, adenium atau ada juga yang menyebut sebagai kamboja jepang, euforbia, dan aglaonema juga bukan tanaman baru. Tanaman-tanaman ini dijadikan baru melalui persilangan.
Lalu, bagaimana menciptakan tanaman yang akan menjadi populer?
Yang jelas, hal itu belum dapat dilakukan petani tanaman hias. “Mereka bisa membudidayakan, tetapi tidak cukup pengetahuan dan jaringan pasarnya,” kata Susilo.
Jadi, penentu memang kebun bibit berskala besar, komunitas kolektor tanaman, dan media massa. Adapun petani dan kebun bibit berskala kecil mengekor.
Dan, kabar-kabar pun berembus mengantisipasi perkembangan berikut. “Katanya yang berikut adalah bromelia (nanas-nanasan), tetapi kok belum juga muncul. Maunya sih anturium bertahan lebih lama karena memberi rezeki petani dan pencinta tanaman hias,” kata Himma.

Artikel-3

Dari Masa ke Masa
Setelah Anturium, Apa Lagi?

Masyarakat Indonesia punya selera yang unik menyangkut soal tanaman hias. Mula-mula, banyak orang menggandrungi tanaman yang memiliki bunga indah, lalu bergeser pada pepohonan pelindung untuk taman. Belakangan, masyarakat menyukai bunga dalam pot yang bisa dipelihara dalam rumah. Adalah bunga nusa indah yang dikenal menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia tahun 1970-an. Saat itu, hampir tidak ada halaman rumah, kantor, hotel, dan toko di kota-kota yang tidak memajang tanaman yang kerap disebut cangkok emas atau daun putri itu. Bunganya yang merah cerah atau putih bersih dianggap melambangkan kesejahteraan pemiliknya. Memasuki tahun 1980-an, selera masyarakat beralih pada bunga bugenvil atau kembang kertas. Meski sempat tersebar mitos tanaman ini beraura panas sehingga menyulitkan kehidupan keluarga yang memeliharanya, bugenvil tetap memikat banyak kalangan. Tanaman dengan bunga warna-warni ini banyak ditanam di pinggir jalan atau pekarangan rumah.

bugenvile.jpgSaat program pembangunan gencar dilakukan di Indonesia pada era tahun 1990-an, berkembang jenis tanaman hias untuk lanskap atau taman terbuka, terutama jenis palem-paleman. Palem yang terkenal adalah palem botol, palem raja, dan ekor tupai. Saat itu, jenis tanaman ini berharga mahal. “Harga palem ekor tupai dewasa bisa mencapai Rp 7 juta. Harga tersebut sudah sangat tinggi zaman itu. Buah palem juga laris di pasaran yang dibeli orang untuk ditanam sendiri,” kata Matius Alberto Mujadi (38), landscaper asal Depok, Jawa Barat. Tak hanya palem, tahun 1990-an juga diwarnai tren tanaman peneduh, seperti kamboja dan cemara udang dengan bentuk semi bonsai. Saat tren, banyak orang yang berburu bonggol cemara udang langsung dari hutan. Banyak pedagang melirik bisnis tanaman cantik ini.

Adenium Bunga

Tahun 2000-an, tren tanaman hias makin cepat berganti. Berawal dari adenium, aglaonema, lantas belakangan terjadi demam anturium. Di sela-sela tiga tren besar itu, masih sempat muncul lagi beberapa tanaman lain, seperti euforbia, philodendron, pachypodium, dan sansiviera. Masing-masing tanaman memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Aglonema

Meskipun demam anturium masih terus berlangsung, kini orang sudah bertanya-tanya, tanaman apa lagi yang bakal naik daun? Diam-diam, sebagian orang sekarang mulai memborong senthe atau kajar-kajar, tanaman talas besar yang banyak tumbuh di pekarangan rumah di Jawa. Diperkirakan, tanaman besar ini bakal makin digemari. Tapi, sebenarnya semuanya masih gelap. Para kolektor, pengusaha, pedagang, dan petani tanaman hanya bisa menduga, tanaman yang bakal jadi tren tentulah yang punya sifat-sifat mirip anturium, adenium, dan aglaonema. Tanaman itu mesti menarik sehingga potensial untuk digandrungi banyak orang. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, stoknya harus cukup.

Anthurium Colonicum

“Tanaman bisa jadi tren kalau gampang dipelihara dan mudah diperbanyak, tetapi biar orang tidak cepat bosan, perbanyakan itu hendaknya menghasilkan variasi baru yang segar, seperti terjadi pada adenium dan anturium,” kata Handry Chuhaery (40), pemilik Han Garden di Serpong, Tangerang. (iam)  

Kategori: Artikel

Mengatasi Kejenuhan Kerja

Oktober 26, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tip dan Trik : Mengatasi Kejenuhan Saat Bekerja

stress.jpg  Pernahkah anda merasa pekerjaan anda mulai terasa menyebalkan karena besarnya tekanan yang anda peroleh saat bekerja? Mungkin anda mulai merasa klien anda semakin rewel dan cerewet, bos anda mulai bertingkah sangat menyebalkan dengan terus-menerus tidak puas dengan pekerjaan atau bahkan mencela hasil kerja anda. Anehnya, hal tersebut baru terjadi belakangan ini. Mungkin ini pertanda anda mulai mengalami apa yang dinamakan burnout atau yang biasa kita sebut dengan kejenuhan (yang biasanya disebabkan oleh stres). Jangan dianggap enteng lho, salahsalah bukan hanya pekerjaan tapi juga kesehatan anda yang terganggu. Ada beberapa aktivitas yang cukup efektif untuk mengatasi kejenuhan ini :

1.Nikmati kehidupan di luar pekerjaanJangan campuradukkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Saat anda mempunyai waktu luang/libur, nikmatilah dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu saat kembali kerja, mudah-mudahan anda akan kembali bersemangat. 

2.Buat kesalahan kecilBerbuat salah bukan berarti dunia kiamat, jadi jangan ragu-ragu. Sesekali buatlah kesalahan-kesalahan dalam pekerjaan (tapi jangan dalam hal-hal penting, salah-salah nanti anda malah dipecat!) yang mungkin terlihat lucu atau bodoh di mata orang lain. Secara tidak langsung, hal ini akan merangsang kreativitas dan imajinasi anda dalam bekerja. Plus, tantangan baru akan tercipta. 

3.Bicarakan dengan rekan kerja andaKehidupan di metropolitan membuat seseorang menjadi cenderung individualis. Sering-sering deh hang-out atau makan siang bareng dengan rekan-rekan kerja anda. Siapa tahu dengan ngobrol dengan rekan kerja, anda bisa menemukan solusi masalah. Bukan tidak mungkin rekan kerja anda pernah mengalami masalah yang sama dengan yang anda alami saat ini. 

4.MeditasiSemakin cepat anda bekerja, semakin mudah anda terserang stres. Untuk mengatasinya, selalu bawa kertas dan pensil untuk mencatat kejadian-kejadian yang membuat anda stres di sepanjang hari kerja. Kemudian setelah tiba di rumah, coba anda duduk dan renungkan hal-hal apa saja yang telah terjadi hari ini selama 5 sampai 15 menit.

 5.Kenali diri sendiriMaksudnya di sini adalah mengenal bagaimana diri anda bereaksi saat bekerja dalam tekanan. Untuk mengetahuinya, tanyakan pada orang-orang yang mengenal anda dengan baik. Jangan merasa putus asa, ingatlah bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Bila anda sudah mempunyai pemahaman ini, maka mengatasi masalah akanlebih mudah. 

6.Stres karena pekerjaan atau hal lain?Apakah anda merasa kesal karena tekanan yang anda alami di kantor atau bawaan dari masalah di rumah yang tidak terselesaikan. Dengan mengenali penyebab stres, maka akan lebih mudah menemukan jalan penyelesaiannya. 7.Pertolongan tenaga profesionalSeandainya anda tetap tidak bisa menemukan cara-cara yang efektif untuk mengatasi problema anda, ada baiknya anda menemui konselor/psikolog yang memang memiliki kemampuan untuk mengatasi hal-hal seperti ini. Jangan takut dianggap aneh, ini jaman modern mas/mbak!

 

Kategori: Artikel

Outing gives Potter passages new meaning

Oktober 23, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Outing gives Potter passages new meaning

NEW YORK – With author J.K. Rowling’s revelation that master wizard Albus Dumbledore is gay, some passages about the Hogwarts headmaster and rival wizard Gellert Grindelwald have taken on a new and clearer meaning.

The British author stunned her fans at Carnegie Hall on Friday night when she answered one young reader’s question about Dumbledore by saying that he was gay and had been in love with Grindelwald, whom he had defeated years ago in a bitter fight.

dumbledore.jpg

‘”You cannot imagine how his ideas caught me, Harry, inflamed me,’” Dumbledore says in “Harry Potter and the Deathly Hallows,” the seventh and final book in Rowling’s record-breaking fantasy series.

The news brought gasps, then applause at Carnegie Hall, the last stop on Rowling’s brief U.S. tour, and set off thousands of e-mails on Potter fan Web sites around the world. Some were dismayed, others indifferent, but most were supportive.“Jo Rowling calling any Harry Potter character gay would make wonderful strides in tolerance toward homosexuality,” Melissa Anelli, webmaster of the fan site http://www.the-leaky-cauldron.org, told The Associated Press. “By dubbing someone so respected, so talented and so kind, as someone who just happens to be also homosexual, she’s reinforcing the idea that a person’s gayness is not something of which they should be ashamed.”

“‘DUMBLEDORE IS GAY’ is quite a headline to stumble upon on a Friday evening, and it’s certainly not what I expected,” added Potter fan Patrick Ross, of Rutherford, N.J. “(But) a gay character in the most popular series in the world is a big step for Jo Rowling and for gay rights.”

J.K.Rowling

 Gellert Grindelwald was a dark wizard of great power, who terrorized people much in the same way Harry’s nemesis, Lord Voldemort, was to do a generation later. Readers hear of him in the first book, “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone,” in a reference to how Dumbledore defeated him. In “Deathly Hallows,” readers learn they once had been best friends.“Neither Dumbledore nor Grindelwald ever seems to have referred to this brief boyhood friendship in later life,’” Rowling writes. “However, there can be no doubt that Dumbledore delayed, for some five years of turmoil, fatalities, and disappearances, his attack upon Gellert Grindelwald. Was it lingering affection for the man or fear of exposure as his once best friend that caused Dumbledore to hesitate?”As a young man, Dumbledore, brilliant and powerful, had been forced to return home to look after his mentally ill younger sister and younger brother. It was a task he admits to Harry that he resented, because it derailed the bright future he had been looking forward to.

Then Grindelwald, described by Rowling as “golden-haired, merry-faced,” arrived after having been expelled from his own school. Grindelwald’s aunt, Bathilda Bagshot, says of their meeting: “The boys took to each other at once.” In a letter to Grindelwald, Dumbledore discusses their plans for gaining wizard dominance: “‘(I)f you had not been expelled we would never have met.’”

harry-potter.jpgPotter readers had speculated about Dumbledore, noting that he has no close relationship with women and a mysterious, troubled past.“Falling in love can blind us to an extent,” Rowling said Friday of Dumbledore’s feelings about Grindelwald, adding that Dumbledore was “horribly, terribly let down.”Dumbledore’s love, she observed, was his “great tragedy.”

Kategori: Artikel